Sedikit cerita tentang pentingnya menutup telinga dan menjaga hati. Di suatu ketika ada seekor kura-kura yang sedang berada di tepian pantai. Kura-kura tersebut terlihat sedang bersedih, ia menangis kemudian masuk ke dalam cangkangnya.
Dari kejauhan seekor ikan kecil tak sengaja melihat hal itu. Kemudian ikan kecil tersebut menghampiri si kura-kura. I
kan itu bertanya kepada Kura-kura: ”Mengapa setiap kali kamu mengalami masalah selalu masuk ke dalam cangkangmu?”
Kura-kura menjawab:” Apa penting pertanyaan itu aku jawab?”
Ikan berkata: “Semua makhluk di perairan ini mempertanyakan sifatmu yang selalu pelik jika ada masalah!
Kura-kura berkata: ”Komentar orang lain apakah penting? Aku tidak menghindar, aku tidak lari namun aku hanya mencari suasana yang lebih damai di dalam cangkangku”
Ikan bertanya lagi, “Tetapi apakah kamu tidak peduli selalu jadi bahan pembicaraan?”
Kura-kura menjawab” Inilah alasan mengapa aku lebih panjang umur dari pada kalian, Kalian terlalu sibuk mengurusi kehidupanku sampai kalian lupa siapa diri kalian, Kalian terlalu sibuk memperhatikan diriku sampai kalian lupa siapa diri kalian.”
“Dalam hidup ini kita sendiri yang menentukan pilihan yang terbaik dan biarkan-lah orang lain mau berkomentar apapun “.
“Orang yang menyukaimu tetap akan membenarkanmu sekalipun kamu keliru, sedangkan orang yang membencimu selalu akan menyalahkanmu sekalipun kamu benar.”
“Berapa banyak waktumu terbuang hanya untuk mengurusi kehidupan orang lain sehingga, kamu lupa pada dirimu sendiri kapan harus makan dan istirahat.”
“Sayangi dirimu dengan lebih peduli pada urusanmu sendiri sebab, Engkau akan menjadi orang yang selalu kekurangan saat kamu selalu ingin tahu urusan orang lain.”***
(Yuni)













