Tuhan Menjawab Doa Dengan Sempurna

Sketsa hitam putih sepasang pendaki saling menggenggam tangan dengan penuh keyakinan di jalan berbatu, melambangkan perjalanan hidup penuh ujian yang ditempa oleh doa dan kekuatan hati.
Ilustrasi dua orang pendaki yang saling mendukung di tengah perjalanan. Gambar ini menggambarkan makna puisi “Tuhan Menjawab Doa Dengan Sempurna”, di mana setiap langkah sulit, cobaan, dan perjuangan adalah jawaban indah dari doa kita.

Oleh: Ki Pekathik

Aku meminta kenyamanan,

Tuhan menghadiahiku kepedihan

agar aku belajar bertahan.

Aku meminta keringanan,

Tuhan menambah beban di pundakku

agar aku mengenal kekuatan sejati.

Aku meminta keamanan,

Tuhan menurunkan ancaman hidup

agar aku tak gentar menghadapi badai.

Aku meminta kekuatan,

Tuhan mengirim kesulitan

agar aku ditempa hingga tak mudah rapuh.

Aku meminta kebijaksanaan,

Tuhan menaruhku di tengah kelicikan

agar aku paham arti jujur yang murni.

Aku meminta keberanian,

Tuhan menyingkapkan ketakutan

agar aku melampauinya dengan hati teguh.

Aku meminta kesehatan,

Tuhan mendatangkan sakit

agar aku mensyukuri setiap denyut napas.

Aku meminta kemuliaan,

Tuhan menempatkanku dalam hina

agar aku pantas dimuliakan dengan rendah hati.

Aku meminta kemenangan,

Tuhan memberiku kekalahan

agar aku belajar arti kesabaran.

Aku meminta kekayaan,

Tuhan menanamkan kekurangan

agar aku mengerti hakikat cukup.

Aku meminta kedamaian,

Tuhan menguji dengan perselisihan

agar aku belajar menjadi penyejuk jiwa.

Aku meminta kemudahan,

Tuhan memberiku jalan sulit

agar akal dan hati tajam bercahaya.

Aku meminta cinta,

Tuhan mempertemukanku dengan jiwa-jiwa terluka

agar aku belajar merawat dan memberi.

Aku meminta kebahagiaan,

Tuhan menghadirkan kesedihan

agar hidupku dimurnikan dari kesia-siaan.

Dan aku tersadar,

doaku tidak pernah ditolak

ia hanya dijawab dengan cara yang sempurna.

Tuhan Maha Tahu,

sedang aku… hanya hamba yang belajar percaya.

Baca Juga: God Answers Prayers Perfectly