Berita  

Tragedi Kapal Tenggelam Di Selat Bali! KMP Tunu Pratama Jaya Dilaporkan Blackout Dan Terbalik

Tragedi Kapal Tenggelam Di Selat Bali! KMP Tunu Pratama Jaya Dilaporkan Blackout Dan Terbalik
Tragedi Kapal Tenggelam Di Selat Bali! KMP Tunu Pratama Jaya Dilaporkan Blackout Dan Terbalik
Tragedi Kapal Tenggelam Di Selat Bali! KMP Tunu Pratama Jaya Dilaporkan Blackout Dan Terbalik
Tragedi Kapal Tenggelam Di Selat Bali! KMP Tunu Pratama Jaya Dilaporkan Blackout Dan Terbalik

Tragedi Kapal Tenggelam Di Selat Bali! KMP Tunu Pratama Jaya Dilaporkan Blackout Dan Terbalik – Tragedi memilukan terjadi di perairan Selat Bali pada Rabu malam, 2 Juli 2025. Sebuah kapal motor penumpang, KMP Tunu Pratama Jaya, dilaporkan tenggelam setelah mengalami gangguan mesin dan insiden blackout saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.

Menurut manifest resmi, kapal tersebut mengangkut 53 penumpang, 12 Anak Buah Kapal (ABK), dan 22 unit kendaraan. KMP Tunu Pratama Jaya di ketahui bertolak dari Pelabuhan ASDP Ketapang pada pukul 22.56 WIB dan di jadwalkan tiba di Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Bali.

Namun, sekitar pukul 23.35 WIB, kapal mulai mengalami gangguan mesin. Situasi darurat mulai terdeteksi ketika personel Pos Angkatan Laut Gilimanuk memonitor komunikasi radio di Channel 16 dan 17. Yang berisi laporan adanya kode merah dari KMP Tunu Pratama Jaya karena kebocoran mesin.

Baca Juga:

Kejagung Sita Uang Rp1,3 Triliun Dari Kasus Korupsi Minyak Goreng! Total Sudah Capai Rp3 Triliun

Kejagung Sita Uang Rp1,3 Triliun Dari Kasus Korupsi Minyak Goreng! Total Sudah Capai Rp3 Triliun https://sabilulhuda.org/kejagung-sita-uang-rp13-triliun-dari-kasus-korupsi-minyak-goreng-total-sudah-capai-rp3-triliun/

Beberapa menit kemudian, kapal mengalami blackout total. Pada pukul 00.20 WITA (Kamis, 3 Juli 2025), kapal di nyatakan tenggelam dan terbalik. Kemudian hanyut ke arah selatan perairan Selat Bali. Tim evakuasi yang di kerahkan tidak sempat mendekat sebelum kapal benar-benar tenggelam.

4 Orang Selamat

Hingga saat ini, empat orang di laporkan selamat dari tragedi ini. Ketiganya berhasil naik ke atas sekoci darurat yang di buka oleh salah satu kru kapal. Keempat korban selamat telah di evakuasi dan kini berada di Bali untuk pemeriksaan kesehatan dan identifikasi lebih lanjut oleh tim medis dan petugas gabungan.

Pencarian korban lainnya masih terus di lakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, serta relawan. Pantauan langsung dari Pelabuhan Ketapang menunjukkan aktivitas pencarian semakin intensif.

Ambulans, tenaga medis, serta keluarga penumpang turut memadati lokasi pelabuhan yang juga tengah ramai karena bertepatan dengan masa liburan.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada informasi resmi mengenai identitas keempat korban selamat. Tim SAR terus berupaya melakukan evakuasi dan pendataan terhadap seluruh penumpang dan ABK lainnya.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya sistem keselamatan transportasi laut, terutama dalam rute-rute penyeberangan padat seperti Ketapang–Gilimanuk. Pihak berwenang di harapkan segera melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab blackout dan kebocoran mesin yang menyebabkan kapal tenggelam.