setiap ku tatap titik hitam dibawah matamu.
entah sendu itu tiba-tiba perlahan merayap.
bahkan saat tatap tak lagi berjumpa,
sedih ini masih ikut membalutku
dalam suasana yg sulit ku sembunyikan
kali ini kamu berhasil
membidik ku dalam bahasa yg tidak orang lain ketahui
kali ini hatiku yg tersayat pada bisikan bahasa dari sorot tajam matamu,
dan untuk kesekian kali air mataku luluh bersama mendung pagi ini..
(eva)











