
Tabrak Lari di Jalan Daendels, Perbatasan Kulon Progo Satu Orang Meninggal Dunia – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Daendels yang dikenal rawan kecelakaan, tepatnya di Desa Jogoresan. Wilayah barat Jembatan Congot yang menjadi perbatasan Kabupaten Kulon Progo (DIY) dan Purworejo (Jateng).
Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat malam, 18 Juli 2025. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia (MD) setelah berusaha menghindari sepeda motor yang melaju tanpa lampu penerangan. Saat berusaha menghindar, nahas, pemotor tersebut justru tertabrak oleh mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat.
Menurut keterangan saksi di lokasi, tubuh korban sempat terseret hingga 10 meter dari titik awal tabrakan. Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera berhamburan ke lokasi kejadian dan menemukan korban dalam kondisi tak sadarkan diri.
Baca Berita Berikut:

Prabowo Sepakati Bebas Bea Produk AS, RI Pangkas Tarif Baja https://sabilulhuda.org/prabowo-sepakati-bebas-bea-produk-as-ri-pangkas-tarif-baja/
Pelaku Meladikan Diri
Ironisnya, mobil yang menabrak langsung melarikan diri ke arah timur, diduga menuju wilayah Kulon Progo atau bahkan ke arah Kota Yogyakarta. Hingga berita ini di turunkan, identitas pengemudi mobil pelaku tabrak lari masih belum di ketahui.
Aparat kepolisian dari Polres Kulon Progo dan Polres Purworejo kini tengah bekerja sama untuk menyelidiki kasus ini. Kamera CCTV yang berada di sekitar jembatan dan pertokoan akan di periksa guna mengidentifikasi kendaraan pelaku.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama pada malam hari. Kendaraan tanpa lampu sangat membahayakan, baik bagi pengendara sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Begitu pula tindakan tidak bertanggung jawab seperti kabur setelah menabrak, sangat di sayangkan dan harus diberi sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku.
Warga diminta untuk tetap waspada dan melaporkan jika melihat mobil yang mencurigakan dengan ciri-ciri bekas tabrakan. Pihak berwenang juga di harapkan meningkatkan patroli malam di kawasan perbatasan ini yang rawan kecelakaan dan minim penerangan.
Semoga pelaku segera tertangkap dan keadilan bagi korban bisa di tegakkan.













