Sunah-sunah ketika Minum Sesuai Ajaran Rasulullah

Setiap hari tentu tubuh manusia memerlukan cairan untuk bertahan hidup. Air putih merupakan salah satunya dan yang paling utama. Air putih berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Air sangat dibutuhkan tubuh untuk membatu dan melancarkan sistem tubuh dalam melakukan berbagai fungsi tubuh. Seperti dalam sistem pencernaan, penyerapan, sirkulasi nutrisi, pembentukan lendir dan air liur, hingga dalam penyesuaian suhu tubuh.

Banyak pula dampak buruk dari kurangnya meminum air salah satunya dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan volume plasma darah yang berprotein menjadi menurun juga menurunnya tekanan darah dalam tubuh.

Meminum air sudah tentu harus dilakukan setiap hari untuk kesehatan tubuh. Alangkah lebih jika mengikuti carah yang sudah disunnahkan oleh Baginda Rasulullah Saw. Yaitu dengan cara-cara berikut:

1. Memakai gelas yang bersih

Jangan menggunakan wadah airnya langsung seperti kendi, teko atau termos. Tuangkan terlebih dahulu kedalan wadah yang lebih kecil seperti gelas. Seperi yang disabdakan oleh Rasulullah“…jangann minum langsung dari kendi air (atau wadah air apapun,” (HR. Bukhori).

2. Membaca basmalah sebelum meminum

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ketika mulai minum air pertama membaca bismillah,” (Hadits Tirmidzi).

3. Meminum dengan tangan kanan

“jangan pernah makan dan minum dengan tangan kiri, karena setan makan dengan tangan kiri,” (Hadits Muslim)

4. Minum sambil duduk

“Nabi SAW sungguh melarang dari minum sambil berdiri. (HR Muslim).

5. Minum satu tegukan dalam 3 kali nafas

“Jangan minum air hanya dalam satu nafas, tetapi minum dalam dua atau tiga nafas,” (HR Bukhori).

6. Jangan meniup nafas ke dalam gelas

“Dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi Muhammad SAW melarang pengembusan nafas dan peniupan (makanan atau minuman) pada bejana,” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

7. Mengucap Alhamdulillah setelah minum

Dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah saw. Bersabda, “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla benar-benar ridha dengan seorang hamba yang jika ia makan atau minum, kemudian memuji Allah ‘Azza wa Jalla atas nikmat tersebut.”***

Sumber: Dari berbagai sumber

(Annisa)

Artikel yang Direkomendasikan