Menentukan atau memutuskan suatu hal, terkadang kita harus diskusi dengan orang lain dan mendengarkan pendapatnya. Tidak jarang juga dalam penyampaian pendapat terjadi perbedaaan antara yang satu dengan yang lainnya. Jangan sampai kita bersikap untuk selalu ingin di dengarkan setiap pendapatnya dan ingin menang sendiri saat berbeda pendapat. Imam Syafi’i pernah berkata, “Janganlah engkau berusaha untuk menjadi pemenang dalam setiap perbedaan pendapat. Terkadang, meraih hati orang lain itu lebih utama daripada meraih kemenangan aslinya”.
Kita bisa belajar untuk mengalah ketika terjadi perbedaan pendapat, entah mungkin itu pendapat kita yang benar ataupun orang lain. Seperti dalam sebuah hadits yang berarti, “Dari Abu Umamah, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan meskipun benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan kedustaan meskipun bersifat gurau. Dan aku juga menjamin rumah di surga yang paling tinggi bagi seseorang yang berakhlak baik.” (H.R. Abu Daud)”.
Betapa mulianya seseorang yang meninggalkan perdebatan sampai Rasulullah SAW menjamin baginya rumah di surga. Mari kita sama-sama belajar untuk bisa menghargai pendapat orang lain dan juga meninggalkan perdebatan sekalipun kita benar.***
(Selin)













