
Pemeran:
Kancil (ceria dan cerdik)
Kura-Kura (tenang dan lembut)
Merpati (bijak dan cepat)
Buaya Gigi Emas (jahil tapi agak konyol)
Narator (bisa dibacakan oleh guru atau anak yang lain)
Narator:
Di suatu siang cerah, tiga sahabat sedang piknik di pinggir sungai. Mereka membawa kelapa, daun singkong, dan tawa yang tiada habisnya…
Kancil:
Wah, keripik ini gurih banget! Kura, kamu harus coba!
Kura-Kura:
(tersenyum) Aku kunyah pelan-pelan aja ya. Lidahku takut kaget.
Merpati:
Baca Dongeng: Mahkota Merapi Dan Tipu Daya Tupai
Hahaha, kalian lucu. Tapi awas, jangan terlalu dekat ke air ya…
(Tiba-tiba terdengar suara air bergemuruh.)
Buaya:
GRRRRR! Sudah lama aku tak makan sahabat-sahabat manis!
Kura-Kura:
(histeris) Aduh… aku belum nulis surat wasiatku!
Kancil:
Tenang, kita pasti bisa hadapi ini bersama!
Merpati:
Aku punya ide! Kura, siapkan kelapa itu!
(Merpati terbang dan mengalihkan perhatian Buaya.)
(Kancil mendekat dengan gaya sok akrab.)
Kancil:
Buaya, buaya! Gigi emasmu kinclong banget! Mau tambah kinclong?
Buaya:
Eeh… ya juga sih. Mau, dong!
Kura-Kura:
(menyodorkan kelapa) Ini dia, kelapa pembersih alami. Dijamin bikin gigi berkilau tiga hari tiga malam!
Buaya:
(harumkan kelapa) Hmm… wangi juga ya…
(Saat Buaya membuka mulut, Kura-Kura dorong kelapa, Merpati jatuhkan batu dari udara – BLUK! Kelapa pecah, air menyembur ke mata Buaya.)
Buaya:
ARGHHH! Mataaaa! Gigi emaskuuuu!
(Ketiganya kabur sambil tertawa.)
Merpati:
Itu pelajaran untuk buaya yang kurang vitamin akal sehat!
Kancil:
Hore! Tim kita menang!
Kura-Kura:
Dan aku masih sempat makan keripikku. Persahabatan memang bumbu terbaik!
Narator:
Dan begitulah… ketika sahabat bekerja sama, bahkan buaya gigi emas pun bisa pulang gigit jari!
Baca Juga: Buku Dongeng Gratis Tersedia di Situs Kemdikbud
Oleh: Izzayumna













