Saat-saat Bersama Ayah

Waktu berjalan begitu cepat
Menikam segala kenangan bersama ayah
Seandainya waktu tahu,
Bahwa hatiku teramat menyayangi ayah
Meski diriku begitu merepotkan dan menyusahkan
Meski diriku sering membantah dan melawan.

Begitu banyak kenangan berputar di otakku
Saat bermain hujan, saat memancing,
Saat pertama kali kau mengantarkan aku ke sekolah,
Dan masih banyak saat-saat lain kau bersamaku.
Kenangan itu masih menyatu dengan kenyataan
Kenyataan yang tiada berhenti mempermainkanku.

Ingatkah wahai ayah
Saat Tuhan timpakan musibah
Kau selalu mengingatkanku tentang kesabaran
Kesabaran yang sampai detik ini masih kusimpan teguh dalam hati.
Tapi sekarang semuanya berubah
Semuanya hanya tinggal bangkai cerita
Yang suatu hari nanti akan ku kubur di bawah pohon jarak
Kutabur ia dengan doa.

Ayah
Sampai kini,
Selalu ku ingat perjuanganmu
Setiap tetes keringatmu yang membasahi peluh
setiap deru nafasmu yang tersengal kelelahan.***

(Bayu Murni)