Rindu

Bertubi-tubi dalam larungan rindu
Dengan derita amat dalam
Aku tergila-gila dengan menyebut namanya
Ya Musthofa Muhammad SAW.
Pada saat malam menampakkan wajahnya
Aku berharap bisa berjumpa denganmu
Walau hanya dalam mimpiku

Tak pernah aku melihatmu dengan mataku
Mendengar dakwahmu dengan kedua telingaku
Maupun memeluk dengan kedua tanganku
Namun hadirmu menembus ruang dan waktu
Berabad-abad sudah terlewat
Ratusan,ribuan,hinga jutaan bahkan miliyaran umat
Telah saling menggantikan
Namun nama agungmu, takkan pernah terganti

Penangguhan mu tiada derita mendera
Ufuk timur menjadi saksi ketangguhanmu
Langit menangis
Bumi bergetar
Kesengsaraan kau alami
Namun tembok iman yang begitu kuat luar biasa

(Yassirly)