Resep Sambal Ijo Padang Yang Tahan Lama, Enak & Praktis

sambal ijo Padang khas Minang dengan tekstur kasar, pedas gurih, dan berwarna hijau segar dalam piring putih
Sajian sambal ijo Padang khas Minang yang pedas, gurih, dan segar. Cocok disajikan bersama nasi hangat, ayam goreng, ikan, maupun lauk sederhana lainnya.

Resep Sambal Ijo Padang yang Tahan Lama, Enak & Praktis – Bagi pecinta nasi Padang, tentu sudah tidak asing lagi dengan sambal ijo. Sambal khas Minang ini selalu hadir menemani aneka lauk, mulai dari ayam goreng, rendang, ikan, hingga telur balado.

Rasanya pedas gurih dengan aroma yang enak dari cabai hijaunya. Bahkan banyak orang bilang, makan nasi Padang tanpa sambal ijo terasa kurang lengkap.

Kabar baiknya, sambal ijo Padang bisa kita buat sendiri di rumah dengan cara yang cukup sederhana. Bahkan, sambal ini bisa tahan lama bila dibuat dengan cara yang benar. Jadi, kita bisa menyimpannya untuk stok lauk keluarga di rumah.

sambal ijo Padang khas Minang dengan tekstur kasar, pedas gurih, dan berwarna hijau segar dalam piring putih
Sajian sambal ijo Padang khas Minang yang pedas, gurih, dan segar. Cocok disajikan bersama nasi hangat, ayam goreng, ikan, maupun lauk sederhana lainnya.

Bahan Dan cara Membuat Sambal Ijo

Bahan Sambal Ijo Padang yang Perlu Disiapkan

Untuk membuat sambal ijo khas Padang yang enak sekaligus awet, siapkan bahan-bahan berikut:

  • 30 cabai rawit hijau, ditusuk-tusuk atau dikerat-kerat
  • 12 cabai hijau besar, potong kasar
  • 3 tomat hijau besar, potong kasar menjadi 4 bagian
  • 15 siung bawang merah, potong kasar menjadi 2 atau 3 bagian
  • 130 ml minyak goreng
  • 4 lembar daun jeruk nipis
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu bubuk
  • 1 sdm air
  • ½ sdt merica bubuk
  • 2 sdt bawang putih bubuk

Catatan penting: cabai rawit ditusuk-tusuk agar tidak meletus saat digoreng, sedangkan tomat bisa ditambah jika ingin rasa sambal lebih segar.

baca Juga:

Cara Membuat Sambal Ijo Padang

Ikuti langkah-langkah berikut agar sambal ijo buatanmu terasa autentik dan tahan lama:

  1. Panaskan minyak sebanyak 130 ml. Jumlah minyak yang agak banyak ini juga berfungsi sebagai pengawet alami sambal.
  2. Tumis cabai hijau besar, cabai rawit hijau, tomat hijau, dan bawang merah sampai layu. Setelah itu, angkat dan tiriskan.
  3. Haluskan semua bahan yang sudah ditumis dengan chopper secara kasar (pause-pause agar teksturnya tidak terlalu halus). Bisa juga diulek kasar sesuai selera. Sisihkan.
  4. Panaskan kembali minyak sisa tumisan tadi, lalu masukkan daun jeruk yang sudah disobek-sobek. Tumis sebentar hingga harum.
  5. Masukkan bahan sambal yang sudah dihaluskan tadi, lalu aduk rata.
  6. Tambahkan garam, kaldu bubuk, dan sedikit air agar sambal tidak mudah gosong.
  7. Masukkan merica bubuk, lalu aduk sampai tercampur rata.
  8. Setelah api dimatikan, tambahkan bawang putih bubuk, lalu aduk kembali. (Jika tidak ada, bisa gunakan bawang putih segar yang dihaluskan bersama bahan lain sebelumnya).
  9. Biarkan sambal benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples kaca atau plastik yang sudah disterilkan.

Tips Agar Sambal Ijo Awet Hingga 1 Bulan

Agar sambal ijo bisa tahan lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan minyak agak banyak, karena minyak berfungsi melapisi sambal dan menjaga dari cepat basi.
  • Pastikan sambal benar-benar dingin sebelum disimpan ke dalam wadah.
  • Simpan sambal di dalam toples kaca atau plastik yang kedap udara.
  • Letakkan di dalam kulkas untuk daya simpan lebih lama, bisa mencapai 3–4 minggu.

Dengan cara ini, sambal ijo Padang akan tetap segar, tidak mudah berjamur, dan rasanya tetap nikmat.

Selamat Mencoba!

Baca Juga: Buku Resep Makanan Lokal