Pusing pilih mobil Elektrik apa Hybrid?

Pusing pilih mobil Elektrik apa Hybrid?
Pusing pilih mobil Elektrik apa Hybrid?

Yuk kita bahas perbedaan mobil hybrid dan mobil elektrik, apa sih perbedaanya? Ditengah banyaknya mobil elektrik yang masuk di Indonesia, mobil hybrid masih tetap menjadi salah satu pilihan di konsumen. Ada mobil dengan Bensin/Solar(konvensional), ada mobil full elektrik, ada mobil hybrid. 

Baca Artikel Berikut : Laptop 4 jt? Laptop 15 jt? atau berapa? Pusiiing!!

Apa sih mobil hybrid itu? Mobil hybrid itu sebenarnya masih mobil dengan mesin konvensional, menggunakan bensin atau solar, tetapi ada Mesin listriknya sebagai pembantu tenaga mesin. Biasanya mesin listrik pada mobil hybrid ini digunakan pada saat mobil berjalan dibawah 40km/jam atau sedang berhenti berjalan. Pada saat berjalan diatas kecepatan 40km/jam, maka mesin konvensional nya yang bekerja. Sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan sedemikian rupa, menjadi kan mobil hybrid sebagai mobil ramah lingkungan yang irit bahan bakar. Pengisian baterai pada mobil hybrid, umumnya bekerja secara otomatis, pada saat mesin konvensionalnya bekerja, baterai mobil otomatis terisi. Ada juga yang menyediakan sistem pengecasan via listrik langsung (SPKLU), biasanya dikenal dengan Mobil Plug in Hybrid. Umumnya mobil hybrid hanya memiliki kapasitas baterai yang kecil, dan mesin konvensionalnya juga lebih kecil dari mobil mesin full konvensional (tanpa hybrid). Hampir tidak ada keterbatasan jangkauan penggunaan mobil hybrid, selama Pom Bensin ada, mobil hybrid dapat berjalan ribuan kilometer.

Sedangkan Mobil Electric, adalah mobil yang menggunakan tenaga full dari baterai. Mesinnya adalah dinamo, bukan mesin konvensional. Tidak memiliki transmisi, dan total keseluruhan komponen mobilnya lebih sedikit dari pada mobil mesin konvensional atau mobil hybrid. Konsumsi bahan bakar tidak ada, yang ada hanya konsumsi listrik melalui stasiun pengisian daya umum (SPKLU). Tarikan awal mobil listrik cenderung instan, sangat jauh lebih instan dari mobil konvensional atau pun hybrid. Banyak konsumen yang terkaget kaget dengan tarikan awal mobil listrik ini. Sehingga banyak terjadi kecelakan yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Kapasitas Baterai mobil elektrik di indonesia bervariasi , mulai dari 200 km sampai ada yang berkapasitas diatas 500 km untuk sekali pengisian. Di pulau jawa sudah dan kota kota besar di luar jawa, sudah mulai banyak tempat pengisian SPKLU untuk mobil listrik, sehingga jika kekhawatiran kehabisan listrik di tengah jalan dapat dihindari.

Mana yang cocok untuk anda pakai? 

Pilih mobil elektrik, jika anda ingin memiliki pengalaman berkendara dengan kendaraan yang bebas emisi, irit biaya operasional, dan tidak ada suara mesin yang mengganggu! Mobil elektrik sangat cocok dipergunakan di dalam kota, terutama kota kota besar di Indonesia. Tempat pengisian SPKLU mudah, polusi tidak ada. 

Pilih mobil hybrid, jika anda hanya menginginkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit daripada mobil dengan mesin konvensional. Tanpa harus khawatir mobil anda kehabisan listrik di tengah perjalanan jauh. Mobil ini ideal untuk anda yang tidak tinggal di kota besar atau diluar pulau jawa. Dimana infrastruktur SPKLU masih terbatas. 

Sekian tulisan saya mengenai hybrid dan elektrik, semoga membantu anda menentukan pilihan.