Puasa Sunah Arafah

Puasa Arafah merupakan puasa sunah yang dikerjakan pada 9 Dzulhijjah atau satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Bertepatan pada Puasa Arafah ini, jamaah haji melakukan wuquf di Padang Arafah. Bagi umat muslim yang tidak menunaikan haji disunahkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Dikutip dari binaqurani.sch.id, keutamaan puasa Arafah bagi yang melaksanakannya yaitu :

  1. Dosa-dosa kecil setahun yang lalu dan setahun kemudian diampuni oleh Allah Subanahu Wa Ta’ala 
  2. Derajat orang yang berpuasa Arafah dinaikkan oleh Allah SW

Perintah untuk melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah ini berdasarkan sebuah hadist. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa di hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu. Sedangkan puasa hari Arafah (9 Dzulhijah) akan mengampuni dosa dua tahun.” (HR at-Tirmidzi).

Waktu pelaksanaan puasa Arafah yaitu satu hari sebelum Idul Adha dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah atau secara berurutan setelah puasa Tarwiyah. Jika melihat kalender, maka puasa Arafah bisa dilakukan tanggal 9 Dzulhijjah 1443 H bertepatan pada Jumat, 8 Juli 2022.

Berikut doa niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.”

Itulah sedikit penjelasan Arafah termasuk keutamaan puasanya serta niat yang bisa kita bacakan. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.

(Puji)

Artikel yang Direkomendasikan