Perbedaan Anggur Akademik Rootstock Alfonso vs Isabella: Mana Yang Lebih Unggul? – Budidaya anggur memang sudah semakin populer terutama di kalangan pecinta tanaman buah. Salah satu varietas yang banyak menarik perhatian adalah anggur Akademik. pengalaman saya kali ini, saya akan berbagi hasil pemangkasan anggur Akademik yang ditanam menggunakan rootstock Alfonso.
Hasilnya sangat memuaskan, bahkan lebih unggul dibandingkan dengan yang ditanam menggunakan rootstock Isabella.

Pertumbuhan Anggur Akademik Dengan Rootstock Alfonso
Anggur Akademik yang saya tanam pada bulan Juni 2022 ini saya grafting menggunakan rootstock Alfonso. Dari segi pertumbuhan, hasilnya sangat bagus. Batang primer terlihat besar dan kokoh, bahkan untuk usia tanaman yang masih terbilang muda.
Sistem budidaya yang saya gunakan adalah system para para. Sehingga batang sekunder dan tersier bisa tumbuh rapi serta produktif.
Dari pengalaman ini, saya bisa mengatakan bahwa rootstock Alfonso sangat cocok untuk anggur Akademik. Perkembangan vegetatifnya subur, dan ketika memasuki fase generatif, hasilnya lebih maksimal.
Hasil Pemangkasan Dan Bunga Yang Muncul
Pemangkasan dilakukan pada 10 November dengan metode long spur, yakni memangkas sekitar 10 mata tunas ke atas. Hasilnya sungguh mengejutkan: setiap mata tunas mampu menghasilkan bunga yang besar dan lebat.
Bahkan dalam satu tunas saja bisa muncul hingga tiga cluster bunga sekaligus. Hal ini berbeda jauh dibandingkan dengan anggur Akademik yang di tanam dengan rootstock Isabella. Bunganya relatif lebih kecil dan jumlahnya tidak sebanyak ini.
Baca Juga:

Cara Mengatasi Over Dosis Pupuk & PH Drop Pada Tanaman Anggur https://sabilulhuda.org/cara-mengatasi-over-dosis-pupuk-ph-drop-pada-tanaman-anggur/
Setiap tersier membawa cluster bunga, sehingga calon buah yang di hasilkan jauh lebih banyak. Bisa di bilang, pemangkasan dan pemilihan rootstock Alfonso menjadi kombinasi yang sangat tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Pemupukan Untuk Mendukung Pertumbuhan
Sebelum pemangkasan, saya melakukan pemupukan sebulan sebelumnya dengan campuran:
Pupuk Happy setengah dosis
- Boron 20:12 (2 gram)
- KNO3 (10 gram)
- MKP (6 gram)
Larutan pupuk tersebut saya kocorkan dengan 5 liter air pada tanaman yang di tanam langsung. Untuk masa vegetatif, saya rutin memberi pupuk NPK 16:16:16 seminggu sekali.
Dengan pola pemupukan ini, tanaman tetap sehat dan mampu menghasilkan bunga yang subur setelah pemangkasan.
Aplikasi GA3 Untuk Memaksimalkan Bunga
Selain pemangkasan dan pemupukan, saya juga menggunakan GA3 (Gibberellic Acid) untuk memaksimalkan pertumbuhan bunga.
Caranya cukup sederhana:
- Larutkan 3 tetes GA3 ke dalam 400–500 ml air.
- Celupkan calon bunga atau tunas yang mulai menunjukkan indikasi bunga selama 5 detik.
Aplikasi ini di lakukan saat tunas baru muncul, bukan menunggu hingga bunga mekar. Hasilnya terbukti efektif: bunga tumbuh lebih besar, lebat, dan tidak mudah rontok.
Sebagai perbandingan, tunas yang tidak di celup larutan GA3 menghasilkan bunga yang kecil dan pertumbuhannya tidak maksimal.
Dari pengalaman ini bisa kita simpulkan bahwa anggur Akademik dengan rootstock Alfonso memiliki pertumbuhan dan hasil pemangkasan yang sangat baik. Bunganya lebih besar, jumlah cluster lebih banyak, dan tidak mudah rontok.
Ditambah dengan pemupukan rutin serta aplikasi GA3, hasilnya semakin maksimal.
Bagi teman-teman yang ingin mencoba budidaya anggur Akademik, rootstock Alfonso sangat direkomendasikan. Dengan perawatan yang tepat, teman teman bisa mendapatkan bunga yang lebat dan potensi buah yang melimpah.
Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur













