Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sabilulhuda, Yogyakarta – Alhamdulillah, pada akhir November 2010 lalu, Sabilulhuda dapat kembali menjalankan amanah kemanusiaan berupa penyaluran bantuan korban Merapi. Program ini bukan kali pertama dilakukan, namun menjadi momen yang sangat berarti karena untuk pertama kalinya bantuan disalurkan kepada lebih dari 10 kepala keluarga (KK) sekaligus.
Sebanyak 59 KK penerima bantuan menjadi sasaran utama dalam kegiatan ini. Jumlah tersebut tentu belum sebanding dengan ribuan keluarga lain yang terdampak erupsi Gunung Merapi. Meski demikian, bagi kami di Sabilulhuda, setiap bantuan yang sampai kepada mereka adalah bentuk kepedulian yang menghadirkan kebahagiaan tersendiri, baik bagi penerima maupun bagi kami yang menyalurkannya.
Baca Juga: Diterjang Bencana! Banjir & Longsor yang Menyisakan Luka dan Harapan
Kepedulian dari Pengungsian
Sejak awal November 2010, kami berada di lokasi pengungsian bersama masyarakat terdampak erupsi. Dalam masa tersebut, bantuan kemanusiaan Merapi mengalir dengan sangat deras kepada kami. Bantuan tersebut datang dari berbagai pihak, mulai dari donatur perorangan hingga komunitas yang tergerak untuk membantu para korban.
Namun, di balik limpahan bantuan yang kami terima, kami menyaksikan secara langsung kondisi masyarakat di sekitar pengungsian yang justru berada dalam situasi jauh lebih membutuhkan. Banyak keluarga yang belum tersentuh bantuan secara memadai, sementara kebutuhan pokok seperti sembako masih menjadi persoalan utama.
Atas dasar itulah, Sabilulhuda memutuskan untuk menyalurkan kembali sebagian besar bantuan yang kami terima. Bahkan, lebih dari 50 persen bantuan dialihkan kepada masyarakat yang kondisinya dinilai lebih membutuhkan. Kami meyakini bahwa berbagi di tengah keterbatasan adalah esensi dari solidaritas dan nilai kemanusiaan.
Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak
Fokus utama dalam kegiatan ini adalah pembagian sembako korban Merapi. Bantuan sembako dipilih karena merupakan kebutuhan paling mendesak bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, dan akses terhadap bahan pangan.
Proses penyaluran dilakukan secara sederhana namun penuh kehati-hatian agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Setiap keluarga penerima mendapatkan paket sembako yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian mereka, setidaknya untuk sementara waktu di tengah masa pemulihan pasca-erupsi.
Wajah-wajah penuh harap dan ucapan syukur dari para penerima menjadi penguat semangat kami. Di tengah duka akibat bencana, masih tersisa rasa kebersamaan yang menghangatkan hati.
Rasa Syukur dan Terima Kasih untuk Para Donatur
Kami dari Sabilulhuda tak henti-hentinya memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala kemudahan yang diberikan. Bantuan ini tidak akan terwujud tanpa kepercayaan dan keikhlasan para donatur yang telah menyalurkan rezekinya melalui kami.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung aksi sosial Sabilulhuda ini. Insya Allah, setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariyah dan dibalas oleh Allah SWT dengan rahmat, ridho, serta keberkahan yang berlipat ganda.
Komitmen untuk Terus Berbagi
Kegiatan penyaluran bantuan ini bukanlah awal sekaligus akhir dari upaya kami. Kami menyadari bahwa proses pemulihan pasca-erupsi Gunung Merapi membutuhkan waktu panjang dan dukungan berkelanjutan.
Baca Juga: Update Bantuan Kemenkes Untuk Bencana Merapi
Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, Sabilulhuda berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Semoga langkah kecil ini dapat memberi manfaat nyata dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.









