Ibnu Mas’ud rahimahullah berkata :
“Tidak ada yang lebih pantas di penjara dalam waktu yang lama melainkan lisanku ini.”
Banyak di sekeliling kita karena tidak pandainya menjaga lisan hingga mengakibatkan permusuhan di antaranya, saling menimbulkan kebencian, bahkan lebih parah sampai terjadinya pembunuhan.
Berhati-hatilah dalam berkata. Memanglah lidah tak bertulang namun sering membuat luka. Luka badan dapat di obati, namun luka hati terasa sulit di lupai. Maka, jika tidak ada manfaat terhadap apa yang diucapkan. Diam adalah hal terbaik untuk dilakukan.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.”
( Yani )










