Overthinking

Salah satu yang sering menyita waktu kita yaitu overthinking. Pasti kebanyakan orang pernah mengalami overthinking. Overthinking artinya berpikir secara berlebihan. Kita tidak boleh melakukan sesuatu secara berlebihan, karena segala sesuatu itu pasti sudah ada ukurannya masing-masing. Dan segala sesuatu yang berlebihan itu buruk. Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebihan bahkan dalam hal beribadah dan beragama.
ٰبَنِيْۤ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَا شْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْن
“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 31).
Bagaimana cara kita berhenti overthinking dalam islam:

  1. Mengetahui bahwa pikiran harus dibatasi, karena akal itu diciptakan dalam keterbatasan.
  2. Memaksimalkan apa yang kita lakukan.
  3. Menyadari bahwa segala sesuatu hal tidak sepenuhnya ada ditangan manusia melainkan ditangan Tuhan.
  4. Memahami bahwa manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, dan pasti akan melakukan kesalahan.
  5. Mengisi waktu luang atau kosong dengan berzikir.
    “Overthinking tidak mengubah keadaan, yang bisa kita lakukan adalah berdamai dengan keadaan dan berdamai dengan apa yang telah kita lakukan.” Kata Habib Ja’far dalam salah satu video unggahan youtube di channel Cahaya Untuk Indonesia. Untuk lebih lengkapnya tonton youtube dengan klik link dibawah.
    https://youtu.be/tlJ2-XVu2Wc
    (Sirly)