Mencoba Sembuh

Apakah engkau tahu Tuan?
Setelah kepergian dirimu,
Aku bagaikan gerimis yang kehilangan Mentari
Warna-warni tak ada lagi
Senyum yang indah pun seakan kini sirna.

Namun tenang saja Tuan,
Lambat-laun berjalan, kini mengingatmu tak sesakit kala itu
Meski memori masih sangat mengikat
Namun ku pikir semua tentangmu kini harus usai.

Kini aku harus mencoba bangkit
Untuk merangkai kembali Serpihan perih yang menusuk hati
Dan mencoba menampar dengan utuh
Meski kutahu sakitnya akan tetap sama.

(Puji)