Makanan Tinggi Kalsium, Ini Daftar Lengkap & Manfaatnya

Thumbnail makanan tinggi kalsium seperti susu, keju, ikan teri, brokoli, kacang almond, dan wijen untuk kesehatan tulang
Beragam makanan tinggi kalsium dari sumber hewani dan nabati yang membantu menjaga kekuatan tulang dan gigi.

Update terakhir: 25 Januari 2026

Ditulis oleh:
Tim Editorial Herbal Nusantara: Penulis konten kesehatan berbasis literatur ilmiah dan pengobatan tradisional Indonesia.

Disclaimer

Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan saran medis profesional. Untuk diagnosis, pengobatan, atau penggunaan suplemen, silakan konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan terpercaya.

Sabilulhuda, Yogyakarta – Kesehatan tulang sering kali baru mendapat perhatian ketika usia bertambah atau saat tubuh tak lagi sekuat dulu. Padahal, kekuatan tulang justru dibangun sejak dini. Salah satu faktor utama adalah memastikan asupan kalsium tercukupi melalui makanan sehari-hari.

Selama ini, banyak orang mengira kalsium hanya bisa diperoleh dari susu. Padahal, sumber kalsium cukup beragam dan sebagian besar mudah di temukan di sekitar kita. Mulai dari ikan kecil, sayuran hijau, hingga berbagai jenis kacang-kacangan.

Berikut ulasan lengkap tentang makanan tinggi kalsium, manfaatnya bagi tubuh, cara konsumsi yang sesuai, serta panduan ilmiah yang bisa anda jadikan rujukan.

Mengapa Kalsium Sangat Penting bagi Tubuh?

Tak hanya berfungsi memperkuat tulang dan gigi, kalsium juga memiliki peran penting lainnya. Mineral ini membantu kerja otot agar dapat berkontraksi dan rileks dengan baik, menjaga irama jantung tetap stabil, serta berperan dalam proses pembekuan darah saat terjadi luka.

Selain itu, kalsium juga mendukung sistem saraf agar dapat mengirimkan sinyal dengan optimal ke seluruh tubuh.

Karena perannya yang begitu krusial, kebutuhan kalsium harian perlu dipenuhi agar tubuh dapat berfungsi secara optimal dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.

Mengacu pada National Institutes of Health (NIH), kekurangan kalsium dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko osteoporosis, terutama pada perempuan dan kelompok lansia. Karena itu, pemenuhan kebutuhan kalsium sebaiknya mulai di perhatikan sejak usia muda, bukan baru dilakukan saat memasuki usia lanjut.

Baca Juga: Jenis Kacang & Manfaatnya untuk Kesehatan Yang sering Dilupakan

Kebutuhan Kalsium Harian Berdasarkan Usia

Kebutuhan kalsium setiap orang bisa berbeda, tergantung usia dan fase kehidupannya. Berikut gambaran kebutuhan kalsium harian yang umum di gunakan sebagai acuan di dunia kesehatan.

Tabel Kebutuhan Kalsium Harian

Kelompok UsiaKebutuhan Kalsium
Anak 1–3 tahun±700 mg/hari
Anak 4–8 tahun±1.000 mg/hari
Remaja 9–18 tahun1.200–1.300 mg/hari
Dewasa 19–50 tahun±1.000 mg/hari
Dewasa >50 tahun±1.200 mg/hari
Ibu hamil & menyusui1.000–1.300 mg/hari
Sumber data:  Kebutuhan Kalsium Harian Berdasarkan Usia, Natural Farm Indonesia

Selain itu, Halodoc.com juga memaparkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) kalsium berdasarkan kelompok usia. Secara umum, angka ini sejalan dengan pola kebutuhan kalsium yang banyak digunakan dalam dunia kesehatan, yaitu:

  • Anak usia 1–3 tahun: 700 mg per hari
  • Anak usia 4–8 tahun: 1.000 mg per hari
  • Anak usia 9–13 tahun: 1.300 mg per hari
  • Dewasa usia 19–50 tahun: 1.000 mg per hari
  • Usia 70 tahun ke atas: 1.200 mg per hari

Data ini dirangkum dari artikel Kalsium – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping yang dipublikasikan oleh Halodoc.com.

Baca Juga: Manfaat Timun untuk Kesehatan Menurut Dokter & Riset Ilmiah

Makanan Tinggi Kalsium dari Sumber Hewani

1. Susu dan Produk Olahannya

Susu masih menjadi sumber kalsium yang paling populer karena mudah diserap oleh tubuh. Dalam satu gelas susu (sekitar 250 ml) terkandung sekitar 275–300 mg kalsium. Selain susu, produk olahannya seperti yogurt dan keju juga dikenal sebagai sumber kalsium yang tinggi.

Tak hanya itu, produk susu juga mengandung protein dan vitamin D yang membantu penyerapan kalsium agar bekerja lebih optimal di dalam tubuh.

2. Ikan Bertulang Lunak

Ikan yang dikonsumsi bersama tulangnya merupakan salah satu sumber kalsium alami terbaik, terutama yang mudah ditemukan di Indonesia. Beberapa contohnya antara lain ikan teri, ikan sarden, dan ikan salmon.

Menariknya, ikan teri kering bisa mengandung lebih dari 1.000 mg kalsium per 100 gram. Meski begitu, konsumsinya tetap perlu disesuaikan karena kandungan garamnya yang cukup tinggi.

Baca Juga: 10 Manfaat Sirih Cina, Tanaman Liar yang Disepelekan Tapi Ampuh

Sumber Kalsium Alami dari Bahan Nabati

Bagi yang tidak mengonsumsi produk hewani, sumber kalsium dari bahan nabati tetap bisa menjadi pilihan yang tak kalah baiknya.

1. Sayuran Hijau

Sayuran hijau tua juga dikenal mengandung kalsium yang cukup tinggi. Beberapa di antaranya adalah pakcoy, sawi hijau, brokoli, dan kale.

Meskipun begitu, bayam mengandung zat bernama oksalat yang dapat menghambat penyerapan kalsium. Artinya, meski kadar kalsiumnya tinggi, tidak semuanya bisa diserap oleh tubuh.

2. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Beberapa jenis kacang dan biji-bijian juga dikenal mengandung kalsium yang cukup tinggi. Contohnya antara lain kacang almond, kacang kedelai, biji wijen, dan chia seed.

Biji wijen bahkan dikenal sebagai salah satu sumber kalsium nabati tertinggi dan kerap digunakan dalam berbagai masakan tradisional Indonesia.

3. Olahan Kedelai

Produk kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai fortifikasi merupakan kombinasi yang baik antara protein nabati dan kalsium.

Khusus tahu, jenis yang dibuat menggunakan kalsium sulfat umumnya memiliki kandungan kalsium yang lebih tinggi.

4. Makanan Fortifikasi Kalsium

Seiring berkembangnya teknologi pangan, kini semakin banyak produk yang diperkaya dengan kalsium. Beberapa di antaranya adalah sereal sarapan, susu almond, oat, dan kedelai fortifikasi, serta jus buah dengan tambahan kalsium.

Produk-produk ini bisa membantu memenuhi kebutuhan kalsium, terutama bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa.

Baca Juga: Manfaat Buah Semangka untuk Kesehatan yang Jarang Disadari

Tabel Kandungan Kalsium dalam Makanan Populer

MakananKandungan Kalsium
Susu sapi (250 ml)±300 mg
Yogurt (250 g)±260–400 mg
Keju (30 g)±200–330 mg
Ikan teri kering (100 g)±1.000 mg
Tahu (100 g)±350 mg
Brokoli (100 g)±45 mg
Wijen (1 sdm)±90 mg
Sumber kandungan kalsium dalam makanan di atas diambil dari tabel nutrisi makanan internasional dari UCSF Health, FoodFacts.org, NCBI Bookshelf, dan data komposisi nutrisi dari Verywell Health.

Bagaimana Cara Tubuh Menyerap Kalsium?

Tidak semua kalsium yang kita konsumsi bisa langsung diserap oleh tubuh. Proses penyerapannya dipengaruhi oleh beberapa faktor penting.

Peran Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium di usus. Tanpa asupan vitamin D yang cukup, sebagian besar kalsium yang dikonsumsi bisa terbuang percuma.

Pakar nutrisi tulang dari Creighton University, Dr. Robert Heaney, menjelaskan bahwa kalsium tidak akan bekerja optimal tanpa dukungan vitamin D. Karena vitamin inilah yang terlibat langsung dalam proses penyerapannya.

Adapun sumber vitamin D yang mudah diperoleh antara lain sinar matahari pagi, ikan berlemak, serta telur.

Faktor Penghambat Penyerapan Kalsium

Beberapa faktor yang dapat menghambat penyerapan kalsium antara lain konsumsi kafein berlebihan, asupan garam yang tinggi, alkohol, serta senyawa oksalat dan fitat yang terdapat pada beberapa jenis makanan.

Karena itu, menjaga pola makan yang seimbang menjadi faktor penting agar kalsium dapat bekerja secara optimal di dalam tubuh.

Dampak Kekurangan Kalsium

Kekurangan kalsium tidak selalu langsung terasa. Namun, dalam jangka panjang dampaknya bisa cukup serius. Beberapa di antaranya adalah tulang menjadi rapuh dan mudah patah, osteoporosis, kram otot, gangguan irama jantung, hingga masalah pertumbuhan pada anak.

Mengutip Kementerian Kesehatan RI, osteoporosis menjadi salah satu masalah kesehatan tulang yang banyak ditemukan pada usia lanjut akibat asupan kalsium yang tidak optimal sejak usia muda.

Apakah kelebihan kalsium berbahaya?

Meski penting bagi tubuh, konsumsi kalsium secara berlebihan, terutama yang berasal dari suplemen, tetap perlu diwaspadai. Pasalnya, kondisi ini dapat meningkatkan risiko batu ginjal, gangguan pencernaan, serta menghambat penyerapan zat besi dan zinc.

Mengacu pada National Institutes of Health (NIH), kalsium yang berasal dari makanan alami umumnya lebih aman dibandingkan suplemen, kecuali jika penggunaannya memang dianjurkan oleh dokter.

Tips praktis memenuhi kebutuhan kalsium sehari-hari

  • Kombinasikan sumber kalsium hewani dan nabati dalam menu harian
  • Konsumsi makanan yang kaya vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium
  • Biasakan berolahraga ringan dan melakukan latihan beban secara rutin
  • Kurangi konsumsi minuman bersoda serta kopi berlebihan
  • Utamakan sumber kalsium dari makanan alami dibandingkan suplemen

Dengan memahami kebutuhan kalsium harian serta cara penyerapannya yang baik, berbagai masalah tulang sebenarnya bisa dicegah sejak dini. Hal perlu kita perhatikan adalah cara pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, bukan semata-mata hanya mengandalkan suplemen saja.

Sumber Data Dan Referensi:

  1. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023). Calcium: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-HealthProfessional/
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman gizi seimbang. https://gizi.kemkes.go.id/katalog/pedoman-gizi-seimbang
  3. UCSF Health. (2022). Calcium and diet. https://www.ucsfhealth.org/education/calcium-and-diet
  4. U.S. Department of Agriculture. (2023). FoodData Central. https://fdc.nal.usda.gov/
  5. Heaney, R. P. (2008). Vitamin D and calcium absorption. The Journal of Nutrition, 138(4), 857–858. https://academic.oup.com/jn/article/138/4/857/4664683
  6. Verywell Health. (2023). Best calcium-rich foods. https://www.verywellhealth.com/calcium-rich-foods-5194363
  7. National Center for Biotechnology Information. (2022). Calcium metabolism and bone health. In StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK45506/

FAQ Seputar Kalsium

Apa makanan dengan kandungan kalsium tertinggi?
Beberapa makanan yang kaya kalsium antara lain ikan teri kering, keju keras, susu dan produk olahannya, tahu yang diperkaya kalsium, serta biji wijen.

Apakah kalsium dari tumbuhan cukup untuk memenuhi kebutuhan harian?
Bisa. Asupan kalsium dari sumber nabati dapat mencukupi kebutuhan harian jika dikombinasikan secara beragam dan disertai dengan asupan vitamin D yang cukup untuk membantu penyerapannya.

Berapa kebutuhan kalsium orang dewasa per hari?
Kebutuhan kalsium orang dewasa umumnya sekitar 1.000 mg per hari. Jumlah ini meningkat menjadi sekitar 1.200 mg per hari pada usia di atas 50 tahun.

Apakah minum susu setiap hari wajib untuk menjaga kesehatan tulang?
Tidak wajib. Selain susu, kalsium juga bisa diperoleh dari sumber lain seperti ikan yang dimakan bersama tulangnya, tahu, tempe, serta berbagai jenis sayuran hijau.

Apa tanda-tanda tubuh kekurangan kalsium?
Beberapa gejala awal kekurangan kalsium meliputi kram otot, tulang yang lebih mudah rapuh, tubuh cepat lelah, hingga gangguan irama jantung.