Macam-macam Afiyat

Berkata Al-Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad (w. 1132 h) :

الْعَافِيَةُ الْحِسِّيَّةُ: هِيَ سَلَامَةُ الْأَجْسَامِ مِنَ الْوُقُوْعِ فِيْ الْأَثَامِ، وَمِنَ الْأَمْرَاضِ وَالْأَسْقَامِ. وَالْعَافِيَةُ الْمَعْنَوِيَّةُ: هِيْ سَلَامَةُ الْقُلُوْبِ مِنْ الشَّكِّ وَالْأَوْهَامِ، وَمِنْ إِضْمَارِ الشَّرِّ لِأَحَدٍ مِنَ أَهْلِ الْإِسْلَامِ. فَمَنْ أَكْرَمَهُ اللهُ بِالْعَافِيَتَيْنِ عَلَى هَذَا الْوَجْهِ، دَامَ إِقْبَالُهُ عَلَى اللهِ وَعَلَى طَاعَتِهِ. ذَالِكَ فَضْلُ اللهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَشَآءُ وَاللهُ ذُوْ الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ

“Afiyah ada yang sifatnya lahiriah, yaitu selamatnya badan dari dosa, dan selamatnya badan dari bermacam penyakit. Dan ada yang sifatnya maknawi yaitu selamatnya hati dari keraguan dan sangka buruk, dan selamatnya hati dari menyimpan niat jelek kepada seorang muslim.”

“Maka barang siapa diberi dua macam afiyat dengan makna diatas, maka ia akan selalu mendekat kepada Allah, dan selalu dalam ketaatan kepada kepadaNya. Itulah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (Mukatabat Al-Imam Al-Haddad, jilid 1 hal. 219)***

(Yuni)