Lengkap! Doa Puasa Bulan Rajab dan Amalan Dianjurkan

Ilustrasi doa puasa bulan Rajab dengan latar masjid dan bulan sabit
Ilustrasi umat Islam berdoa dan berpuasa di bulan Rajab, salah satu bulan mulia dalam Islam (gambar Hasil AI)

Sabilulhuda, Yogyakarta – Bulan Rajab merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam. Meskipun bukan termasuk bulan haji atau Ramadan, bulan Rajab tetap memiliki banyak keutamaan. Banyak umat Islam yang memanfaatkan bulan ini untuk meningkatkan ibadah, berdoa, dan melakukan amalan sunnah. Salah satu ibadah yang dianjurkan adalah dengan puasa sunnah.

Keutamaan Bulan Rajab

Bulan Rajab ini memiliki keutamaan tersendiri, salah satunya adalah sebagai berikut:

1. Satu hari puasa lebih utama dibandingkan puasa 30 hari

Di bulan-bulan biasa Imam Al-Ghazali dalam Ihyâ ‘Ulumiddîn (juz 3, h. 431) mengutip sebuah hadits menjelaskan bahwa berpuasa satu hari saja di bulan Rajab lebih utama dibandingkan 30 hari berpuasa di bulan-bulan biasa, bukan di bulan-bulan mulia. Hadits yang dikutip sebagai berikut:

صوم يوم من شهر حرام أفضل من ثلاثين من غيره وصوم يوم من رمضان أفضل من ثلاثين من شهر حرام

Artinya: “Satu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), lebih utama dibanding berpuasa 30 hari pada bulan selainnya. Satu hari berpuasa pada bulan Ramadhan, lebih utama dibanding 30 hari berpuasa pada bulan haram.”

Baca Juga: Sahkah Puasa tetapi Tidak Sholat? Berikut Fatwa Ulama mengenai Hal Ini

2. Pahala Dilipatgandakan

Di bulan Rajab, Allah SWT akan melipatgandakan pahala dari amalan-amalan saleh yang kita lakukan. Namun penting diingat jika dosa akibat perbuatan maksiat dan kezaliman juga akan dilipatgandakan. Oleh karena itu, pada bulan Rajab ini, disarankan untuk kita meningkatkan kualitas ibadah serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

3. Tempat Berlatih untuk Ramadhan

Selama bulan Rajab, kita juga disarankan untuk meningkatkan amalan-amalan shaleh seperti shalat, sedekah, menjauhi maksiat, berpuasa, dan berbagai ibadah lainnya. Melaksanakan amalan-amalan shaleh tersebut dapat dianggap sebagai persiapan dan latihan bagi kita, umat Muslim sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Baca Juga: Macam-Macam Puasa Sunnah

Kapan Waktu Puasa Rajab

Adapun waktunya Puasa di bulan Rajab dalam Hâsyiyah I’ânah at-Thaâlibîn, juz 2 yaitu boleh 3 hari apa saja selama masih berada dalam bulan  tersebut. Namun, tidak dianjurkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh karena hukumnya makruh.

Maka sebagai alternatif, puasa Rajab sebaiknya kita lakukan pada hari-hari yang istimewa dalam bulan tersebut. Seperti ayyâmul bîdh (tanggal 13, 14, dan 15), hari Senin, Kamis, atau Jumat. Selain itu, puasa juga dapat dilakukan secara bergantian, yakni satu hari berpuasa dan satu hari tidak.

Niat Puasa Rajab

Seperti halnya puasa pada umumnya, niat untuk puasa Rajab dilakukan pada malam hari, mulai dari waktu maghrib hingga sebelum fajar tiba. Berikut adalah lafal niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta‘âlâ.”

Amalan yang Bisa kita lakukan di Bulan Rajab

Selain puasa sunnah, ada beberapa amalan lain yang bisa dilakukan selama bulan Rajab:

1. Memperbanyak Shalawat

Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW memiliki keutamaan luar biasa, terutama di bulan-bulan istimewa seperti Rajab. Bisa dengan membaca shalawat sehari minimal 100 kali atau sesuai kemampuan.

2. Perbanyak Membaca Istighfar

Memperbanyak membaca istighfar adalah salah satu amalan di bulan Rajab, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak memohon ampunan kepada Allah SWT dengan bacaan istighfar. Bacaan istighfar di bulan Rajab ialah seperti di bawah ini:

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عليَّ

Rabbighfirli warhamni wa tub alayya

Artinya: “Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah tobatku”.

Umat Islam disunnahkan membacanya sebanyak 70 kali setiap pagi dan sore hari di bulan Rajab.

3. Puasa Sunnah Rajab

Meski hukumnya sunnah, puasa di bulan ini juga memiliki keutamaan tersendiri. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa di surga terdapat sungai yang bernama “Rajab” yang airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu, diperuntukkan bagi mereka yang berpuasa di bulan ini. Anda bisa menggabungkannya dengan Puasa Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh.

4. Melaksanakan Shalat Sunnah

Perbanyaklah sujud di malam-malam bulan Rajab. Baik itu shalat Tahajud, Hajat, maupun shalat sunnah Rawatib. Ini adalah cara terbaik kita mendekatkan diri (taqarrub) kepada Sang Pencipta.

5. Bersedekah

Karena pahala dilipatgandakan di bulan haram, maka sedekah di bulan Rajab nilainya jauh lebih besar dibandingkan bulan-bulan biasa.

6. Memperbanyak Doa

Berikut adalah doa yang diamalkan oleh Rasulullah SAW ketika memasuki bulan Rajab yang disadur dari buku ‘Kalender Ibadah Sepanjang Tahun’ oleh Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya’baana, wa ballighnaa ramadhaana.

Artinya: “Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami di bulan Ramadhan.”

Tips Menjalankan Amalan di Bulan Rajab

1. Konsisten

  • Lakukan amalan walaupun sedikit setiap hari. Konsistensi lebih penting daripada kuantitas.

2. Gabungkan dengan aktivitas sehari-hari

  • Misal, membaca Al-Qur’an saat waktu senggang atau berdzikir sambil menunggu aktivitas lain.

3. Niat yang tulus

  • Semua amalan harus didasari niat karena Allah SWT agar diterima.

4. Jangan lupa berbagi

  • Sedekah kecil setiap hari bisa menjadi amalan yang besar pahalanya.

Bulan Rajab adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Puasa sunnah, shalawat, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta sedekah merupakan beberapa amalan yang dianjurkan.

Manfaatkan bulan Rajab ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan menebar kebaikan kepada orang lain.

Semoga amalan di bulan Rajab dapat membawa keberkahan, kedamaian hati, dan mendekatkan kita kepada ridha Allah SWT.