Laptop Second ?? Memang Bagus?

Selamat malam rekan-rekan,& teman-teman pembaca. Kalau kemarin saya membahas tentang bagaimana cara memilih laptop. Hari ini saya akan mencoba berbagi pengalaman dalam membeli laptop second. Pengetahuan sepele, tetapi banyak masyarakat yang belum memahaminya. Laptop Second adalah Laptop bekas yang telah digunakan oleh pembeli sebelumnya, kemudian dijual kepada toko atau pengguna. Kondisi laptop bisa berbagai macam, dengan harga yang berbagai macam pula. Disini saya mencoba membandingkan pembelian laptop second dengan laptop baru kelas bawah. Atau laptop yang hanya digunakan untuk pekerjaan Office-Browsing. Disclaimer dulu, ini adalah rekomendasi untuk tahun 2025, bulan Mei, dan ini berdasarkan pengalaman pribadi saya.

Laptop baru kelas bawah harga 4 s/d 8 juta

Di range ini rekan-rekan bisa mendapatkan laptop dengan spesifikasi mulai Celeron N4000 s/d N6000 atau intel i3 atau Ryzen 3. Dengan RAM 4 – 8GB, SSD 128 – 256GB. Ada yang menggunakan intel-i5 atau Ryzen-5 dikelas ini, akan tetapi harga nya pasti mendekati 8jt atau mungkin di atas 8jt. Pada saat rekan-rekan membeli laptop dengan harga 4 s/d 6jt, laptop tersebut mungkin baru, masih plastikan, belum pernah dipakai. Tetapi kenyataannya laptop tersebut hanya bisa dipakai dalam jangka waktu 1 s/d 2 tahun paling lama 3 tahun. Laptop tersebut sudah lambat sekali, digunakan untuk kerja mengganggu, digunakan untuk  browsing, lama sekali respon nya. Yang ada kita sebagai pengguna laptopnya sudah ingin membuang laptop itu. Belum lagi biasanya karena harganya murah, Build quality-nya pun dipertanyakan. Ditambah lagi Garansi yang tidak jelas. Karena apapun ceritanya, kita mendapatkan kualitas barang sesuai harganya.

Laptop second harga 1 s/d 5 juta

Sekarang, setelah saya membahas mengenai laptop kelas bawah di harga 4 – 8jt, mari kita mengamati harga laptop laptop second di pasaran. Karena Laptop merupakan barang kebutuhan sekunder, bukan kebutuhan primer, dimana hanya Mahasiswa atau pekerja kantoran yang pasti akan menggunakannya. Maka harga secondnya pun cenderung jatuh, turun jauh dari harga beli awalnya.  Harga Laptop Second mulai dari yang 1 – 2 jutaan, 3-5 jutaan dan 6-10 jutaan. Ada juga yang diatas 10 jutaan, tetapi saya akan fokus membahas yang dibawah 10 jutaan. Untuk laptop kelas harga 1 – 2 jutaan, saran saya adalah lebih baik jangan dibeli, karena kelas ini mirip dengan laptop baru di kelas 4 – 8 jutaan. Spesifikasi nya rendah, baru dipakai sebentar sudah rusak, biasanya karena umur laptop tersebut sudah lebih 6 tahun. 

Sedangkan untuk harga laptop 3 -5 jutaan, disini adalah harga laptop second yang paling sesuai kualitasnya dengan harga yang kita dapat. Di range harga ini, rekan rekan bisa membeli laptop second dengan spesifikasi processor i5 atau i7, RAM 8 – 16GB, SSD mulai dari 256GB. Umur laptop di range harga ini adalah kira kira antara 3 s/d 5 tahun, apalagi kalau dapat merek Lenovo Thinkpad, pengalaman saya menggunakan laptop second untuk merek itu cukup memuaskan, ada yang pakai touchscreen, ada yang layarnya bisa dilipat jadi tablet, chargernya sudah USB type C, bukan bulat seperti kebanyakan laptop murah lainnya. 

Laptop Second harga 6 s/d 10 juta

Yang terakhir untuk laptop second harga 6 – 10 jt, adalah untuk rekan-rekan yang mencari laptop dengan kebutuhan khusus, butuh style, bisa beli macbook air umur 6 thn, harga 5 – 8 jt, atau Lenovo X1, yang harga baru nya 34 jt, second umur 5 tahun jadi 6 – 8 jt. Butuh untuk Gaming dan desain grafis, Asus TUF umur 3 thn di harga 9 – 10 jt. Rata rata second untuk di harga range ini, kondisi barang masih sangat perfect seperti baru. Oke, sampai saat ini, saya pribadi masih cenderung untuk membeli laptop second dengan spesifikasi tinggi, dari pada membeli laptop baru tapi spesifikasi rendah.

Ditulis oleh : Ki Ihsaan