Lailatul Qadar itu Lebih Baik dari Seribu Bulan

Allah Ta’ala berfirman:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” (QS. Al-Qadar: 3)

Maksudnya, keutamaannya menyamai seribu bulan. Amal yang dilakukan pada malam tersebut lebih baik daripada amal yang dilakukan selama seribu bulan yang di dalamnya tidak terdapat Lailatul Qadar.

Hal ini banyak membingungkan para cendekiawan dan para ilmuwan. Allah Ta’ala telah mengaruniakan kepada umat yang lemah ini berupa kekuatan dan kekokohan untuk mengerjakan amalan di suatu malam yang setara nilainya bahkan lebih utama dari amal yang dikerjakan seribu bulan. Sebanding dengan umur seseorang yang dikaruniai umur panjang, yakni delapan puluh tahun lebih.

(Tafsir Juz ‘Amma, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, hal.154-155)

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” Kalimat ini sebagai jawaban bagi pertanyaan yang mendahuluinya, yaitu firman-Nya,

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ

“Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?”

Jawabannya: لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

Dengan kata lain, daripada seribu bulan yang di dalamnya tidak ada malam kemuliaan. Yang dimaksud خَيْرٌ ‘lebih baik’ di sini adalah pahala amal di dalamnya dan apa-apa yang diturunkan oleh Allah Ta’ala pada malam itu berupa kebaikan dan berkah bagi umat ini.

Oleh sebab itu, siapa yang melakukan qiyamullail di malam itu dengan penuh keimanan dan harap kepada Allah, diampuni dosa-dosanya yang lalu.

(Tafsir Juz ‘Amma, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, hal.396)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”📖 (HR. Bukhari, no.1901, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari, no.2017, Muslim, no.1169, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha).***

(Yuni)