Lebaran 2018 hampir tiba dua hari lagi, saatnya bagi para santri bersiap pulang ke rumahnya masing-masing. Disaat itu Alin sebang berkumpul berrunding dengan Ali dan Ulil, mereka berrencana untuk bertemu saat pulang nanti.
Alin: “Gimana jadinya kita nanti kumpul di mana?”
Ulil: “ya aku mah manut aja sama ali!”
Ail: “ok kalok gitu besok kumpul di gardu gimana?”
Alin dan Ulil: “ya setuju!”
Ulil: “omong-omong besok mau pada bawa apa?”
Alin dan Ail: “ada deh kamu gak boleh tau!!”
Tiba-tiba ustad datang.
Ustad: “anak-anak udah jam setengah sepuluh, ayo tidur”
Ali, Ulil, dan Alin: “baik ustad!”
Merek bertiga akhirnya tidur.
Lebaran pun telah tiba semua santri berkumpul untuk menjalankan solat Idul’ fitri, setelah salat Idul’firi santri diberi amplop yang berisi lembaran uang. Santri pun sangatlah senang karena dapat uang termasuk Ail, Alin dan Ulil. Setelah itu mereka pun di jemput dengan orang tuannya masing-masing, Ali dijemput pada awal-awal jadi si Ali pulang diluan daripada Alin dan Ulil. Setelah Ali sampai dirumah Ali pun ujung-ujung atau berkeliling kerumah saudara dan keluarga besarnya. Setelah ujung Ali tidak ingkar janji kepada Alin dan Ulil, Ali pun segera pergi ke gardu untuk menunggu Alin dan Ulil. Akhirnya Alin dan Ulil pun datang. ada perselisihan kecil yang terjadi diantara mereka bertiga.
Ali: “kok lama datangnya aku dah nunggu seperemat jam lalu?”
Alin: “maaf Al aku di jemput terlambat!”
Ulil: “sama Al maafin ya!”
Ali: “ya gak papa yang penting kita sudah kumpul, omong-omong pada dawa apa?”
Alin dan Ulil: “ada makanan, mau?”
Ali: “loh semuanya bawa makanan, aku juga bawanya makanan. yaudah kalau begitu kita makan bareng yuk di tepi Sungai”
Alin dan Ulil : “ok, ayo”
Mereka pun kembali damai dan makan bersama di tepi sungai sambil melihat pemandangan.***
(Anonim).











