Kali ini saya akan menceritakan pengalaman seram sewaktu di rumah kakek yang letaknya tidak begitu jauh. Tepatnya di beda kelurahan, namun masih satu kecamatan dengan rumah keluargaku. Cerita ini bermula saat saya pulang dari salat isya. Jalan pulang menuju rumah kakek harus saya tempuh dengan melewati empat gudang sembako. Menurut cerita yang beredar, gudang-gudang tersebut angker dan sering ada penampakan ketika hari menjelang petang. Namun saya sering menanggapinya dengan santai.
Nah, ketika saya pulang melewati gudang sembako pertama dari empat gudang yang ada. Belum ada tanda-tanda ataupun aroma aneh seperti cerita orang-orang yang katanya dihantui oleh makhluk penunggu 4 gudang tersebut. Saya pun terus melanjutkan perjalanan. Namun ketika sampai di gudang ketiga, ada aroma seperti singkong bakar. Suasananya pun berubah dingin dan mencekam. Tanpa saya sadari, bulu kuduk saya sudah merinding seperti tersengat listrik lantaran takut. Ditambah lagi, tidak ada teman yang menemani atau berjalan bersama saya. Seketika itu juga saya arahkan pandangan pada pohon pisang yang ada disebelah gudang ke empat. Benar saja apa kata orang-orang. Terlihat sosok hitam besar yang besarnya seperti kingkong, tengah memandang kearah saya. Tapi kata orang-orang jika bertemu makhluk besar hitam dan ditambah aroma singkong bakar biasanya makhluk itu bernama genderuwo. Tanpa pikir panjang lagi, saya langsung berlari cepat menuju rumah kakek.
Setibanya di rumah kakek, saya langsung menceritakan kejadian yang saya alami pada kakek dan nenek. Nenek pun percaya dengan apa yang saya ceritakan. Sebab nenek juga sering melihat penampakan disana. Bahkan nenek ceritakan perihal hantu-hantu yang bergentayangan di gudang sembako. Tak lupa pula beliau berikan wejangan atau nasehat pada saya untuk lebih berhati-hati dan jangan sampai takut pada makhluk-makhluk menyeramkan itu. Saya pun sudah kembali merasa tenang.***
(Riski)








