Keutamaan Puasa Syawal yang Jarang Diketahui

Puasa merupakan ibadah menahan diri dari hawa nafsu dari mulai terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Puasa selain untuk mengendalikan hawa nafsu juga untuk menyehatkan tubuh.

Puasa wajib bagi umat muslim adalah puasa Ramadhan selama 30 hari. Para muslim sudah menyelesaikan puasa tersebut dan sekarang sudah berada pada bulan Syawal.

Tahukah kalian pada bulan Syawal terdapat puasa sunnah yang pahalanya sama dengan puasa selama satu tahun. Puasa tersebut adalah puasa Syawal.

Rasulullah bersabda, 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ 

“Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun” (HR Muslim).

Walaupun puasa tersebut hanyalah bersifat sunnah, namun akan rugi apabila tidak dilaksanakan sebab terdapat banyak keutamaan.

Selain keutamaan tersebut, berikut ada 3 keutamaan puasa Syawal yang jarang diketahui:

  1. Penyempurna Puasa Ramadhan

Pada saat bulan Ramadhan mungkin ada puasa yang bolong-bolong dan hutang tersebut harus dibayar. Puasa Syawal ini dapat menjadi solusi agar puasa Ramadhan dapat sempurna.

Nabi Muhammad bersabda dalam sebuah hadits,

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ، فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ، قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ: انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ، ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ 

“Amalan seorang hamba yang dihisab pertama kali di hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka sungguh dia beruntung dan selamat. Jika shalatnya buruk, maka sungguh dia celaka dan rugi. Jika ada kekurangan pada shalat wajibnya, Allah Ta’ala berfirman, ‘Periksalah, apakah hamba-Ku memiliki amalan sunnah yang dapat menyempurnakan kekurangan ibadah wajibnya?’ Kemudian yang demikian berlaku pada seluruh amal wajibnya” (HR at-Tirmidzi).

  1. Menjaga Keistiqomahan Ibadah Puasa

Selepas bulan Ramadhan bukan berarti ibadah pada bulan tersebut menjadi tradisi alias ibadahnya terputus. Namun hendaknya ibadah tersebut terus dilanjutkan dengan istiqomah.

Bukankah Puasa Ramadhan bertujuan agar menjadi orang yang lebih bertakwa? Maka dari itu, puasa syawal ini menjadi batu loncat untuk menjaga ibadah puasa.

  1. Mendapat Pahala Puasa Setahun

Diantara banyaknya keutamaan Puasa Syawal salah satu keutamaannya adalah mendapatkan pahala puasa selama 1 tahun. Puasa itu dilakukan selama 6 hari, lebih utamanya secara berturut-turut. Namun, apabila dirasa tidak mampu boleh dilaksanakan secara terpisah.

Adapun doa niat Puasa Syawal sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

Itulah doa niat puasa Syawal, semoga pembaca dapat mengerjakan Puasa tersebut, terimakasih.

(Zuhdi Salim)