Dongeng Anak pengantar tidur: Cerita 1 Keju Raksasa Palsu Dari Geng Promik

dongeng anak cerita
Cerita 10: Pesta Dansa Bohongan di Hutan
dongeng anak cerita

Tokoh dongeng anak pengantar tidur:
Ruyuk si Ayam gagah yang selalu bangun pagi lebih dulu.
Weki si Bebek jenaka yang suka bersenandung.
Tukur si Merpati cerdas yang pandai membaca peta.
Cuprit si Burung Pipit yang lincah dan suka mengintai musuh.
Ciku si Ikan Mas yang jenius kimia dan jago membuat ramuan.
Miu si Kucing yang kalem tapi punya akal licik untuk kebaikan.
Enggi si trenggiling yang cerdas wasis dan bijak ahli pengobatan
Kuku si kuskus yg cengeng tukang tidur baik hati dan peduli
Sangsang si Musang licik, selalu punya rencana jahat.
Branang si Ular sok pintar yang sering terpeleset lidah sendiri.
si raja tikus Mikkiu : Tikus-tikus tukang ngintip dan suka bikin jebakan. dengan pasukan tikus ProMik
I Rampal si ibu Serigala yang galak dan penuh tipu daya.

Cerita Dimulai…

Pada suatu pagi di hutan lereng Merapi , Ruyuk, Weki, Tukur, Pipit, Ciku, dan Miu sedang bersantai di bawah pohon beringin. Mereka menikmati udara segar sambil makan bekal roti isi selai jagung buatan Miu.

Tiba-tiba…
“Ciiit! Ciiit!”
Datanglah aroma keju yang luar biasa lezat!

Miu mengendus-endus. “Itu… aroma keju yang nggak biasa, teman-teman.”
“Keju?” tanya Weki sambil menelan ludah. “Kita belum pernah makan keju raksasa, ya?”
“Jangan-jangan jebakan lagi…” cuprit si burung pipit mencurigai.
Tukur si Merpati mengangguk, “Aku curiga, ada rencana busuk dari Sangsang.”

Mereka pun mengintai dari balik semak. Dan benar saja!

Baca Juga:

Rencana Licik Geng Tikus ProMik
Di tengah padang rumput, tampak sebuah keju raksasa sebesar tumpukan 10 semangka!

Sangsang si Musang dan I Rampal ibu serigala berdiri dengan sombong.
“Dengan keju ini, kita akan menangkap semua hewan rakus! Wahaha!”
Pasukan ProMik pemuja raja Mikkiu berdansa sambil memoles keju itu dengan… lem super lengket!
“Siapa yang gigit, lengket! Yang lengket, kita seret!” kata Tikus Kepala.

Branang si ular bersiul, “Jangan lupa, aku sudah siapkan tali melilit dan jaring jebakan. Tinggal tunggu si bodoh datang!”

Ciku si Ikan koi Cerdas Punya Ide
Tapi… siapa sangka… cuprit sudah mencuri potongan kecil keju itu dan membawanya ke kolam tempat Ciku tinggal.

“Ciku, coba periksa ini. Asli atau jebakan?” tanya cuprit.
Ciku mencium, mengendus, dan… “Wah! Ini bukan keju biasa. Ini hanya potongan sabun aroma susu, dicampur minyak goreng dan lem!”

Semua terkejut.
“Ah, ini bisa jadi lucu…” kata Miu sikucing lincah sambil tersenyum nakal.

Operasi Tukar Keju Dimulai!
Malam harinya, saat geng ProMik sedang tidur pulas karena kecapekan joget, Ciku dan Cuprit dengan hati-hati menukar keju raksasa palsu itu dengan keju sabun asli buatan Ciku—lebih besar, lebih harum, dan liciiin banget!

Pagi harinya… jebakan siap, tikus-tikus sembunyi, dan Sangsang memegang jaring besar.
Mereka menunggu… tapi yang datang malah Kucing Miu… menyamar jadi ayam rakus!

“WAAAHHH AKU MAU KEJUNYAAAA!” teriak Miu dengan gaya drama.

Miu menggigit sedikit, lalu…
SPLAAASH!!!
Keju sabun meletus dan mengeluarkan busa sabun wangi ke mana-mana!

Pasukan ProMik kepeleset!
Sangsang masuk jaring sendiri!
Branang malah terpelintir jadi simpul pita!
I Rampal menjerit, “Kenapa sabunnya rasa stroberi?!”

😂 Semua Tertawa

Ruyuk, Weki, Tukur, dan Cuprit muncul dari semak-semak sambil tertawa terbahak-bahak
“Lain kali kalau mau menipu, jangan pakai sabun wangi ya!” ujar Ruyuk sambil mengepakkan sayap.

Miu mengedipkan mata, “Sabun lebih ampuh dari keju, ya kan?”

Baca Juga: Buku Dongeng Gratis Tersedia di Situs Kemdikbud

Pelajaran Moral:
Jangan mudah tergoda oleh sesuatu yang tampak menggiurkan. Pikir dulu sebelum bertindak. Kadang, keju besar pun bisa jadi jebakan sabun busa!
oleh: Izzayumna