Pada hari minggu tanggal 8 Oktober 2020, di PP/PA sabilul Huda kedatanga tamu istimewa, yaitu ustadz Wijayanto. Beliau datang dalam sebuah acara yang diadakan oleh Paskhas (pasukan amal sholeh) di pondok sabilulhuda untuk memberikan ceramah. Katika Paskhas baru datang, Pak Agung selaku ustadz di pondok bertanya kepada salah satu anggota paskhas, “permisi, ini pak ustadz Wijayantonya mana ya?”
Orang yang ditanya menahan tawa mendengar pertanyaan tersebut. “saya usyadznya, pak”
“saya kira anda anggota dari Paskhas, karena pakaian yang anda pakai seperti seperti seragam Paskhas” kata pak Agung
Kemudian pak Agung mempersilahkan Ustadz Wijayanto beserta Pasukan Paskhas untuk memposisikan diri. Acara tersebut pun dimulai. Susunan acara yang diadakan oleh Paskhas antara lain, yang pertama adalah pembukaan dan sambutan dari Pak Agung kepada Pak Kyai Nuri. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepada ustadz Wijayanto.
Yang kedua yaitu ceramah dari pak Kyai Nuri yang dilanjutkan oleh ustadz Wijayanto. Saat ceramah ustadz Wijayanto berlangsung, para santri terlihat sangat menikmatinya, karena ceramah yang disampaikan lucu dan menghibur sehingga para santri dan peserta yang mengikuti acara tersebut tidak bosan. Walaupun pada penyampaiannya ada humornya, namun tetap bisa dimengerti apa yang disampaikan oleh beliau.
Setelah acara ceramah selesai, anggota Paskhas mengadakan game tebak kata yang diwakili oleh 5 satriwati dan 5 satriwan. Di game tersebut, santriwati dan satriwan bertanding untuk memdapatkan skor agar bisa memenangkan game tersebut. Game yang diadakan oleh anggota Paskhas berjalan dengan lancar. Para santri juga bersenang-senang. Game itu akhirnya dimenangkan oleh tim santriwan. Skor tim santriwati kalah telak dengan skor santriwati. Swmua tim mendapatka hadiah, namun hadiah yang didapatkan oleh tim santriwan lebih istimewa.
Acara yang terakhir adalah penyerahan donasi oleh anggota Paskhas kepada Pak ustadz Agung selaku pengurus pondok Sabilul Huda. Kamudian dilanjutkan dengan foto bersama ustadz Wijayanto. Dan acara pun berakhir.***
( Nida )










