Sabilulhuda, Yogyakarta: Jangan Biarkan Jamur Menghancurkan Kebun Anggur Anda! Ini Cara Pencegahan & Pengendaliannya – Jika ada satu masalah yang paling sering membuat para penghobi anggur geleng-geleng kepala, terutama saat memasuki musim hujan, jawabannya sudah pasti yaitu jamur.
Bagaimana tidak? Penyakit jamur seperti embun tepung (powdery mildew), embun bulu, karat daun, hingga jamur akar putih.
Adalah musuh nomor satu bagi para petani anggur, baik pemula maupun yang sudah lama berkecimpung di dunia kebun anggur.
Apalagi di tambah dengan kondisi lingkungan yang lembap, terkena cipratan air hujan, sirkulasi udara yang buruk, hingga penggunaan nutrisi yang tidak tepat, sering kali mempercepat penyebaran jamur ini. Akibatnya, daunnya rusak, batang melemah, dan buahnya bisa pecah, keriput, atau bahkan gagal tumbuh.
Namun tenang, semua itu bisa kita cegah. Pada artikel ini, kita akan membahas panduan lengkap cara pencegahan dan pengendalian jamur pada pohon anggur, berdasarkan dari para ahli di lapangan yang sudah terbukti efektif.
Mengapa Pohon Anggur Rentan Terhadap Jamur?
Sebelum masuk ke cara pencegahan, penting sekali untuk kita memahami satu hal. Bahwa anggur adalah tanaman yang sangat sensitif terhadap kelembapan. Struktur daun dan kulit buahnya yang tipis membuat anggur mudah terluka dan rentan terhadap infeksi jamur.
Beberapa faktor pemicu jamur pada anggur antara lain:
- Musim hujan yang berlangsung lama
- Terkena cipratan air hujan yang menempel di daun dan buah
- Kelembapan udara yang tinggi di lingkungan kebun
- Penanaman tanpa naungan
- Nutrisi yang tidak seimbang (terutama nitrogen yang berlebih)
- Sirkulasi udara yang buruk karena daun terlalu rimbun
Dengan mengenali penyebabnya ini, sehingga kita bisa lebih mudah menentukan cara pencegahan yang tepat.
Baca Juga:
Cara Mencegah Timbulnya Penyakit Jamur Pada Tanaman Anggur
1. Gunakan Naungan untuk Melindungi Pohon dari Hujan
Langkah pertama yang paling penting adalah pastikan bahwa pohon anggur tidak langsung terkena air hujan. Karena air hujan adalah pemicu utama tumbuhnya jamur tersebut. Bahkan cipratannya yang menempel pada daun atau buah bisa menjadi pintu masuk bagi embun tepung.
Beberapa pilihan naungan yang baik:
Paranet
- Dapat menahan air hujan, tapi tetap memberi sinar matahari yang cukup.
Plastik UV
- Melindungi tanaman anggur secara optimal, terutama pada saat fase pembesaran buah.
Green house
- Ini adalah pilihan yang paling ideal bagi yang ingin hasilnya maksimal. Meskipun tidak menjamin 100% bebas dari penyakit jamur, tetapi setidaknya dapat mengurangi resiko secara drastis.
Jika Kamu mau menanam anggur di halaman rumah, buatlah kanopi yang transparan. Yang penting, cahayanya tetap masuk, tapi air hujan tidak bisa.
2. Buatlah Lingkungan yang Kering dan Panas
Jamur sangat menyukai tempat yang lembap dan juga tertutup. Jadi, caranya dengan membuat lingkungan kebun sehangat dan sekering mungkin.
Beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
Tutup dinding kebun dengan plastik atau terpal
- Terutama saat musim hujan, agar kelembapan dari luar tidak bisa masuk.
Kurangi penyiraman
- Hindari penyiraman yang berlebihan. Pada saat musim hujan, tanah sudah mengandung banyak air.
Jaga sirkulasi udara
- Buka sisi-sisi greenhouse jika cuacanya sedang cerah agar panas dari matahari dapat masuk dan kelembapan menjadi turun.
Hindari dari genangan air
- Tempat yang lembap menjadi sarang yang ideal untuk sporulasi jamur.
Maka semakin kering lingkungannya, semakin kecil pula peluang jamur dapat berkembang biak.
3. Bersihkan Daun dan Buang Bagian Tanaman yang Terserang
Kalau sudah muncul bintik putih pada daun, itu tandanya embun tepung sudah menyerang.
Hal yang harus segera kamu lakukan adalah:
Buang daun yang terserang
- Jangan sayang, karena daun ini bisa menyebarkan spora ke bagian daun yang lain.
Bersihkan secara manual
- Daun yang baru mulai terkena bisa kamu bersihkan dengan tangan atau kain yang lembut.
Kurangi kerimbunan daun
- Daun yang sudah terlalu lebat dapat membuat udara di kebun tidak bersirkulasi, akibatnya kelembapan akan meningkat secara drastis.
Singkirkan tunas air
- Tunas air yang tumbuh pada musim hujan sebaiknya kita pangkas agar energi tanaman fokus ke daun dan batang utama.
Baca Juga:
4. Kurangi Penggunaan Pupuk Nitrogen
Saat musim hujan, tanah secara alami sudah kaya akan unsur nitrogen karena air hujan sudah membawanya dari atmosfer.
Jika kamu tetap menambahkan pupuk nitrogen yang tinggi, maka resikonya:
- Daun akan terlalu cepat tumbuh dan menjadi lembek
- Jaringan imun pada tanaman menjadi rentan
- Jamur dapat dengan mudah berkembang
- Buah rentan pecah
Maka solusinya adalah:
- Tunda atau kurangi aplikasi pupuk yang mengandung unsur N tinggi.
- Gunakan pupuk dengan kandungan P dan K yang lebih tinggi.
Perhatikan juga kondisi daun
- Jika daun sudah terlalu hijau pekat dan tipis, itu tandanya mengandung nitrogen yang berlebih.
Dengan memberikan nutrisi yang seimbang, maka kekuatan jaringan pada tanaman juga akan meningkat dan sistem imunnya jauh lebih baik.
5. Lakukan Penyemprotan Fungisida Secara Teratur
Jika jamur sudah muncul, satu-satunya cara yang paling ampuh adalah menggunakan fungisida.
Ada beberapa jenis fungisida yang umum kamu gunakan:
a. Mancozeb
- Yaitu fungisida kontak yang efektif untuk menghambat perkembangan embun tepung.
b. Ziram
- Fungisida yang cukup kuat untuk mengendalikan penyebaran jamur yang sudah mulai meluas.
c. Sulfur (Belerang)
- Bahan Ini lebih murah, bersifat organik, dan cocok untuk pencegahan awal.
Untuk kasus yang parah, penyemprotan bisa kamu lakukan:
- 2 kali per minggu jika serangan berat
- 1 kali per minggu jika serangannya masih ringan
Semprot pagi atau sore hari, tetapi Jangan menyemprot saat hujan akan turun. Dan pastikan juga bahwa penyemprotannya sampai merata hingga ke bagian bawah daun. Karena jamur sering berkembang biak di area yang tersembunyi.
Gejala Jamur pada Pohon Anggur yang Wajib kamu waspadai
- Munculnya bintik bintik putih seperti bedak di daun
- Daunnya berubah menguning, melengkung, atau mengering
- Buah terlihat putih, burik, atau pecah
- Tandan buah menghitam dan mengering
- Buah tidak membesar dan bentuknya keriput
- Batang atau gagang tandan terlihat berjamur
Semakin cepat gejalanya itu kamu ketahui, semakin besar pula peluang pohon anggur cepat pulih.
Kapan Waktu yang Paling Tepat Melakukan Pencegahan Jamur?
- Saat mulai masuk musim hujan
- Ketika kelembapan udara di kebun meningkat
- Saat pohon mulai fase pembesaran buah
- Setelah hujan besar meskipun tanaman berada di bawah naungan
Nah, jadi itulah beberapa cara kita dalam mengatasi penyakit Jamur pada tanaman anggur. Tetapi dengan manajemen yang sesuai, pohon anggur akan tetap sehat, segar, dan juga dapat menghasilkan buah lebat meskipun kondisi cuacanya tidak bersahabat.
Selamat mencoba, dan semoga kebun anggur Anda selalu terbebas dari jamur!
Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang















