IMAM HANAFI

               Imam Hanafi dikenal sebagai Abu Hanifah ,jarang juga orang tahu bahwa nama Imam Hanafi adalah Umar Bin Tsabit bin marzuban.Beliau lahir di kufah, Irak pada 80 hijriyah atau 699 masehi. Ia adalah putra dari keluarga Persia (bukan orang Arab ).Asalnya dari kota Kabul (Ibukota Afganistan sekarang). Kakeknya, Marzuban, memeluk Islam di masa Umar Bin Khattab dan kemudian hijrah lalu menetap di Mekah.

              Ayah beliau, Tsabit, adalah salah Seorang pebisnis yang sukses di kota Kufah. Maka dari itu tidak heran jika kita mengenal Imam Abu Hanifah sebagai pebisnis yang sukses pula. Sebagaimana kebiasaan orang-orang Saleh lainnya Abu Hanifah juga telah menghafal Alquran dari kecil .Di masa remajanya Imam Abu Hanifah Nu’man Bin Tsabit sempat berjumpa dengan 9 atau 10 orang sahabat nabi SAW.

Saat usia belia 16 tahun Abu Hanifah pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji dan berziarah ke kota Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Di perjalanan ini, beliau berguru dengan ulama terbaik di kota Makkah yaitu Atha bin Rabah. Jumlah guru beliau sebanyak 4000 orang guru di antaranya 7 orang dari sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam,93 orang dari kalangan tabiin, dan sisanya dari kalangan tabi’ atau tabi’in .Beliau menempuh dan berkunjung ke berbagai kota demi menuntut ilmu agama.Bahkan beliau menunaikan Haji sebanyak 55 kali.

             Beliau menciptakan suatu metode dalam berijtihad dengan cara melemparkan suatu permasalahan dalam suatu forum, kemudian ia mengungkapkan pendapatnya bersama argumentasinya .Beliau juga akan membela pendapatnya dengan menggunakan Dalil dari AlQuran dan Sunnah ataupun dengan logika nya. Metode ini dikenal dengan metode yang sangat mengoptimalkan logika. Para murid juga melihat begitu cerdasnya beliau dan keutamaan Ilmunya. Beliau juga melahirkan begitu banyak ulama-ulama besar semisal Abu Yusuf ,Muhammad Asy-Syaibani,Az-Zuffar, dan lain sebagainya.

Majelis beliau  menjadi sebuah metode dalam kerangka ilmu fiqih yang dikenal dengan mazhab Hanafi dan membuat sebuah kitab yang istimewa yaitu kitab al-fiqh al-akbar .Beliau pernah dipenjara oleh otoritas Umayyah dan Abbasiyah ,karena beliau terus menolak tawaran untuk memegang jabatan sebagai seorang Hakim di Kufah.Imam Abu Hanifah wafat di kota Baghdad pada tahun 150 Hijriyah atau 767 masehi .Imam Ibnu Katsir mengatakan” 6 kelompok besar penduduk Baghdad menyolatkan jenazah beliau secara bergantian hal itu dikarenakan banyaknya orang yang hendak menyolatkan jenazah beliau”.Saat ini madzhab beliau banyak dipakai di daerahTurki ,Suriah, Irak, Balkan, Mesir ,dan India.