Doa Tasyahud Akhir: Bacaan, Arti, Dan Tata Cara Sesuai Sunnah – Tasyahud akhir atau yang biasanya kita sebut dengan tahiyat akhir merupakan salah satu gerakan rukun shalat yang wajib kita kerjakan dengan benar. Duduk saat tasyahud ini kita lakukan pada rakaat yang terakhir ketika shalat.
Tasyahud ini sebagai bentuk penyempurnaan ibadah shalat sebelum kita mengucapkan salam. Kunci sahnya shalat seseorang adalah ia dapat memahami bacaan dan tata caranya sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.

Tata Cara Duduk Tasyahud Akhir
Tata cara duduk saat tasyahud akhir itu berbeda ketika kita duduk saat tasyahud awal. Berikut tata caranya:
1. Duduk Tawaruk
Duduk tawaruk adalah duduk dengan cara kita menyilangkan kaki kiri di bawah kaki kanan. Sedangkan kaki kanan itu bertumpu pada ujung jari yang kita lipat ke bawah menghadap ke arah kiblat.
2. Posisi Tangan
Kedua tangan kita letakkan di atas paha. Tangan kanan menggenggam, dengan jari kelingking dan jari manis ditekuk. kemudian jari tengah dan ibu jari kita buat seperti membentuk lingkaran, sedangkan jari telunjuknya kita luruskan untuk melakukan gerakan tasyahud (mengangkat telunjuk).
3. Gerakan Telunjuk
Saat membaca doa tashahud kemudian kita sampai pada kalimat “Asyhadu allaa ilaaha illallaah…”, telunjuk kanan kita angkat (gerakan ini mengisyaratkan bahwa Allah SWT itu yang Esa) dan pandangan tidak lebih dari arah jari telunjuk itu.
Baca Juga:

Doa Tasyahud Awal: Bacaan, Makna, Dan Tata Cara Yang Benar Dalam Sholat https://sabilulhuda.org/doa-tasyahud-awal-bacaan-makna-dan-tata-cara-yang-benar-dalam-sholat/
Bacaan Doa Tasyahud Akhir
Berikut bacaan tasyahud akhir berdasarkan riwayat Muslim dari Ibnu Abbas:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ .
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهاَلَّلهُمَّ صَلِّ عَلَي مُحَمّدْ وعلى آلِ مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلعَلَي مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد
اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ
Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin.
Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Wabaarik ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.
Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannama wamin ‘adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang saleh-saleh.
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia di seluruh alam.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya Dajjal.”
Doa Rasulullah SAW Setelah Tahiyat Akhir Agar Terhindar Dari Fitnah Dajjal
Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk membaca doa berikut ini sebelum salam agar kita terhindar dari fitnah dajjal di akhir masa. Berikut bunyinya:
اللهم إني أعوذ بك من عذاب القبر ومن عذاب النار ومن فتنة المحيا والممات ومن فتنة المسيح الدجال
Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahanam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal.”
Dengan memahami tata cara dan maknanya, kita dapat menunaikan shalat dengan lebih khusyuk dan sempurna, sehingga shalat kita di terima oleh Allah SWT. Marilah mulai saat ini perhatikan gerakan serta bacaan shalat kita agar ibadah shalat kita semakin bermakna.
Baca Juga: Perbanyak Doa Untuk Orang Tua













