Do’a Qunut Yang Diajarkan Kepada Sayyidina Husan Serta Penjelasan Lengkapnya

Ilustrasi seorang muslim sedang berdoa dengan kedua tangan terangkat, disertai tulisan “Doa Qunut yang Diajarkan kepada Sayyidina Hasan” dan teks Arab doa Qunut, tampilan desain warna coklat lembut ukuran 16:9.
Gambar ilustrasi doa Qunut yang diajarkan Nabi Muhammad ﷺ kepada Sayyidina Hasan, menampilkan sosok muslim sedang berdoa dan teks doa Qunut dalam bahasa Arab.

Sabilulhuda, Yogyakarta: Do’a Qunut Yang Diajarkan Kepada Sayyidina Husan Serta Penjelasan Lengkapnya – Doa merupakan senjata bagi seorang mukmin. Dari doa, hati menjadi tenang, pikirannya jernih, dan langkah hidupnya terasa lebih terarah. Dalam perjalanan sejarah Islam, ada satu kisah yang indah tentang doa Qunut yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ kepada cucu beliau.

Yaitu Sayyidina Hasan bin Ali atau dikenal juga sebagai Al-Hasan bin Ali. Dari kisah itulah, lahirlah doa Qunut Witir yang hingga sampai saat ini dibaca oleh jutaan ummat kaum muslimin di seluruh dunia.

Pada artikel ini kami akan mengulas kisah tersebut. Tujuannya agar kita semua bukan hanya mengetahui teks doanya, tetapi juga dapat memahami makna spiritual yang terkandung di dalamnya.

Kisah Turunnya Doa Qunut Yang Diajarkan kepada Sayyidina Hasan

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah ﷺ pernah membaca Qunut dengan isi doa yang berisi permohonan agar suatu kaum tertentu diberi hukuman atas kezaliman mereka. Namun, ketika turun ayat Qur’an yang melarang mendoakan keburukan untuk kaum tertentu. Lalu Nabi ﷺ menghentikan bacaan Qunut tersebut selama sebulan.

Pada masa inilah, Rasulullah ﷺ lalu mengalihkan bentuk doa Qunut tersebut menjadi doa yang lebih pada kebaikan, kelembutan, dan mengandung arti secara universal. Doa baru inilah yang kemudian diajarkan kepada cucu beliau, yaitu Sayyidina Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma.

Kisah ini diriwayatkan dalam banyak kitab hadis seperti Musnad Ahmad, Sunan Abu Dawud, Sahih Ibnu Khuzaimah, Al-Muntaqa, Mu’jam At-Tabarani, dan beberapa kitab lainnya. Dengan banyaknya jalur periwayatan tersebut, para ulama menegaskan bahwa hadis ini shahih dan dapat di percaya.

Baca Juga:

Teks Doa Qunut Witir yang Diajarkan Nabi ﷺ

Doa berikut adalah yang diajarkan langsung kepada Sayyidina Hasan:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبِّنَا وَتَعَالَيْتَ

Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan sebagaimana orang yang telah Engkau beri Kesehatan. Berilah aku perlindungan sebagaimana orang yang telah Engkau beri perlindungan.

Berkahilah bagiku apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan lindungilah aku dari segala keburukan yang telah Engkau tetapkan. Sungguh Engkau Maha Menetapkan Hukum, dan Engkau tidak terkena hukum.

Dan Sungguh tidak akan terhina orang yang Engkau beri perlindungan, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau dan Maha Suci, wahai Tuhan Kami.”

Doa ini bukan hanya sebatas rangkaian kalimat Arab, tapi merupakan suatu permohonan bagi seorang hamba kepada rabnya. Mari kita pahami maknanya secara sederhana.

Makna Yang Indah Dalam Setiap Bagian Doa

1. Memohon Hidayah

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ

Kita meminta agar di berikan petunjuk sebanyak-banyaknya. Bukan hanya untuk diri kita sendiri, tapi di tempatkan bersama orang-orang yang mendapat hidayah. Ini juga mencakup hal seperti pekerjaan, lingkungan, keluarga, pasangan, dan sahabat.

2. Memohon Kesehatan dan Perlindungan

وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ

Kesehatan bukan hanya fisiknya saja, tetapi juga hati, pikiran, dan ruhani. Kita meminta untuk ditempatkan bersama orang-orang yang selalu berada dalam penjagaan Allah.

3. Memohon Bimbingan dan Kedekatan

وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ

Kita meminta agar Allah menjadi pelindung, pembimbing, dan penolong utama dalam hidup ini. Kedekatan ini lebih besar dari sebatas rasa aman, tetapi juga dapat membawa ketenangan batin.

4. Meminta Keberkahan

وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ

Keberkahan artinya kebaikan yang terus bertambah. Tidak peduli sedikit ataupun banyak, jika berkah maka manfaatnya besar. Seperti makanan, pakaian, rezeki, pekerjaan, pasangan, hingga kendaraan bisa menjadi jalan untuk beribadah ketika di beri keberkahan.

Baca Juga:

5. Memohon Perlindungan dari Keburukan Takdir

وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ

Di sini kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Kita percaya bahwa apapun yang di tetapkan Allah adalah yang terbaik, sekaligus juga memohon agar kita di jauhkan dari keburukan yang mungkin terjadi.

6. Pengakuan bahwa Allah adalah Pengatur Segala Sesuatu

Pada bagian akhir doa ini menegaskan bahwa Allah tidak pernah merendahkan hamba yang dekat kepada-Nya, dan tidak ada kedudukan yang dapat mengangkat orang yang memusuhi-Nya. Kalimat ini dapat memperkuat iman dan mengingatkan kita untuk selalu bergantung kepada-Nya.

Makna Qunut Menurut Para Ulama

Para ulama telah menjelaskan bahwa kata Qunut memiliki sepuluh makna, di antaranya:

  • doa
  • khusyuk
  • ketaatan
  • ibadah
  • ketundukan
  • keteguhan hati
  • pengagungan
  • istiqamah

Semua makna ini terangkum dalam doa Qunut Witir yang Nabi ﷺ telah ajarkan. Karena itulah, Qunut bukan hanya bacaan pendek saat di dalam shalat, tapi juga sebagai cermin sikap seorang muslim dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Mengapa Doa Qunut Sangat Dianjurkan?

  • Bahasanya sederhana, namun mengandung makna yang luas.
  • Diajarkan langsung oleh Rasulullah ﷺ kepada keluarganya.
  • Berisi permohonan yang paling penting yaitu hidayah, kesehatan, keberkahan, perlindungan, dan kedekatan dengan Allah.
  • Isinya bersifat universal dan sesuai bagi setiap muslim sepanjang zaman.
  • Mudah dihafalkan dan di amalkan setiap malam dalam shalat Witir.

Amalkan dengan Hati, Bukan Hanya Lisan

Doa Qunut yang diajarkan kepada Sayyidina Hasan bin Ali bukan hanya sebatas bacaan. Ketika doa ini kita baca dengan pemahaman dan keyakinan, maka doa ini mampu mempengaruhi cara hidup kita bisa lebih tenang, lebih terarah, dan lebih dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Maka amalkanlah dengan hati yang tulus, semoga Allah memberikan hidayah, kesehatan, perlindungan, keberkahan, serta kedekatan kepada-Nya dalam setiap langkah kita. Aamiin.

Baca Juga: Qunut Nazilah di Tengah Wabah