Doa Khusus Agar Diterima Taubatnya! Termasuk Dari Nabi Ibrahim

Doa Khusus Agar Diterima Taubatnya! Termasuk Dari Nabi Ibrahim
Doa Khusus Agar Diterima Taubatnya! Termasuk Dari Nabi Ibrahim
Doa Khusus Agar Diterima Taubatnya! Termasuk Dari Nabi Ibrahim
Doa Khusus Agar Diterima Taubatnya! Termasuk Dari Nabi Ibrahim

Doa Khusus Agar Diterima Taubatnya, Termasuk Doa dari Nabi Ibrahim – Sesungguhnya semua umat manusia pernah melakukan dosa, apabila itu terus berlanjut maka Allah Ta’ala sendirilah yang akan mengazabnya.

وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

“ Dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang – orang yang zalim. “ (Q.S Al-Hujurat :11)

Untuk menghindari azab dan siksaan darinya diperlukan upaya agar Allah dapat mengampuninya. Hal yang harus dilakukan yakni bertaubat kepada Allah atas dosa-dosa yang pernah dilakukan dan berharap tidak terulang.

Bahkan Allah Ta’ala sendiri berfirman dalam Alquran kepada hamba-hambanya yang selalu berbuat dosa, lupa kepada Allah, bahkan sampai lupa waktu untuk tetap bertaubat kepada-Nya.

قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Az-Zumar:53)

Baca Juga:

Adapula doa khusus untuk bertaubat agar diterima disisinya sebagai berikut

Doa Doa Khusus:

Doa dari Rasulullah

اللَّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى ظُلْمًا كَثِيرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ ، فَاغْفِرْ لِى مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ ، وَارْحَمْنِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Ya Allah, sungguh aku telah menzhalimi diriku sendiri dengan kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka itu ampunilah aku dengan suatu pengampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Doa tersebut merupakan doa taubat yang diberikan kepada Abu Bakar dari Rasulullah  shalallaahu alaihi wassalaam ketika Abu Bakar meminta diajarkan suatu doa agar dapat dibaca selepas sholat.

Doa taubat anjuran Nabi Muhammad

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

“Aku minta ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia, Yang Hidup dan terus-menerus mengurus makhlukNya, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Doa tersebut adalah doa taubat dari hadits Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi. Bahkan Rasulullah menyatakan apabila membaca doa tersebut maka Allah Ta’ala akan mengampuninya meskipun telah melakukan dosa yang besar.

Doa untuk sholat taubat

Alangkah baiknya apabila ingin mendapatkan taubat nasuha sholat taubat dahulu dengan pelaksanaan 2 rakaat. Setelah selesai sholat dapat membaca doa ini.

اَللّٰهُمَّ اِنِّى أَسْاَلُكَ تَوْفِيْقَ أَهْلِ الْهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجِدَّ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى اَخَافَكَ . اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ مَخَافَةً تَحْجُزُنِى عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى اَعْمَلَ بِطَاعَتِكَ عَمَلاً اَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ حَتَّى اُنَاصِحَكَ فِى التَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ وَحَتَّى اَخْلِصَ لَكَ النَّصِيْحَةَ حُبًّالَكَ وَحَتَّى أَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فَالأُمُوْرِ كُلِّهَاوَحُسْنَ ظَنٍّ بِكَ. سُبْحَانَ خَالِقِ نُوْرٍ.

“Ya Allah sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu Taufiq(pertolongan)nya orang-orang yang mendapatkan petunjuk (hidayah). Dan perbuatannya orang-orang yang bertaubat, dan cita-cita orang-orang yang sabar.

Dan kesungguhan orang-orang yang takut, dan pencariannya orang-orang yang cinta, dan ibadahnya orang-orang yang menjauhkan diri dari dosa (wara’). Dan ma’rifatnya orang-orang berilmu sehingga hamba takut kepada-Mu.”

“Ya Allah sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu rasa takut yang membentengi hamba dari durhaka kepada-Mu. Sehingga hamba menunaikan keta’atan kepada-Mu yang berhak mendapatkan ridho-Mu.

Sehingga hamba tulus kepada-Mu dalam bertaubat karena takut pada-Mu, dan sehingga hamba mengikhlaskan ketulusan untuk-Mu karena cinta kepada-Mu, dan sehingga hamba berserah diri kepada-Mu dalam semua urusan, dan hamba memohon baik sangka kepada-Mu. Maha suci Dzat Yang Menciptakan Cahaya.”

Baca Juga: Penceramah: Muliakan Rumah Allah dengan Adab