Doa Ketika Marah Agar Hati Tenang Sesuai Tuntunan Islam – Marah adalah sebuah perasaan emosi yang manusiawi dan tentunya setiap orang pasti pernah merasakannya. Akan tetapi, jika rasa marah itu tidak kita kendalikan.
Amarah ini bisa menimbulkan dampak yang negatif, baik bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Di dalam agama Islam, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita cara menahan amarah, yaitu dengan berdoa dan mengingat Allah SWT.

Doa Ketika Kita Sedang Marah
Salah satu doa yang dianjurkan untuk kita baca ketika sedang marah adalah:
أَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
“A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm”
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”.
Adapun bacaan doa lainnya yang Rasulullah telah mengajarkan seperti yang di sebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ ، وَأَجِرْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ
Allâhummaghfirlî dzanbî, wa adzhib ghaizha qalbî, wa ajirnî minas syaithâni.
Artinya: “Tuhanku, ampunilah dosaku, redamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan.”
Cara Mengendalikan Amarah Menurut Sunnah
Selain dengan berdoa, Rasulullah SAW juga mengajarkan beberapa cara untuk menenangkan diri ketika sedang marah:
1. Diam dan menahan ucapan.
Ketika kamu sedang marah, diamlah. Rasulullah SAW bersabda:
“Jika salah seorang di antara kalian marah, hendaklah dia diam.” (HR Ahmad) Kata-kata yang keluar saat marah seringkali melukai hati orang lain.
Baca Juga:

Doa Mohon Perlindungan Diri Dari Fitnah: Dengan Kekuatan Iman https://sabilulhuda.org/doa-mohon-perlindungan-diri-dari-fitnah-dengan-kekuatan-iman/
2. Mengubah posisi.
Jika kamu sedang marah dalam keadaan berdiri, cobalah mengubah posisi kamu menjadi duduk. Jika kamu masih marah, maka berbaringlah.
3. Segera berwudhu.
Dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Imam Ahmad dan Abu Daud, Nabi SAW bersabda:
“Sesungguhnya marah itu dari setan dan setan diciptakan dari api sementara api akan padam ketika terkena air. Maka jika diantara kalian ada yang marah maka berwudu’lah.”
4. Membaca Ta’awudz.
Meminta perlindungan kepada Allah SWT dengan membaca “A’udzu billahi minasy syaithanir rajim” dapat membantu mengendalikan amarah.
5. Meninggalkan tempat.
ketika kamu menjauh dari sumber rasa marah, hal itu bisa membantu kamu supaya hati menjadi tenang.
Jadi pada intinya ketika kita membaca doa saat marah itu bukan hanya bisa menenangkan hati kita saja. Tetapi juga dapat melatih kesabaran dan kita juga terhindar dari perbuatan yang dapat merugikan diri kita sendiri maupun orang lain.
Baca Juga: Memperbanyak Istighfar: Kunci Kehidupan yang Bersih dan Bermakna













