Sabilulhuda, Yogyakarta – Disengat tawon adalah kejadian yang cukup sering dialami, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Sengatan tawon dapat menimbulkan rasa nyeri hebat, bengkak, hingga reaksi alergi serius pada sebagian orang. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab, gejala, serta cara penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan komplikasi.
Umumnya, berbeda jenis lebah atau tawon berbeda pula gejala sehingga jenis perawatannya pun berbeda. Bahkan berbagai spesies serangga berbahaya juga bisa ditemukan di Indonesia, lho. Salah satunya adalah tawon, yaitu serangga yang mampu terbang dan memiliki sengat di bagian belakang tubuhnya
Penyebab Sengatan Lebah
Lebah akan menyengat ketika merasa terancam atau terganggu. Sengatan tersebut mengandung racun yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri. Racun tersebut dapat menyebabkan reaksi alergi hebat pada orang tertentu, hingga menyebabkan kematian. Reaksi hebat ini lebih sering terjadi pada orang dewasa dibandingkan anak-anak.
Ada beberapa kondisi yang dapat memicu sengatan tawon antara lain:
- Tanpa sadar mendekati area sarang tawon. Seperti di hutan atau kebun.
- Mengibaskan tangan secara tiba-tiba saat tawon mendekat
- menggunakan parfum, karena lebah tertarik pada bau yang menyengat
- mengenakan pakaian berwarna terang atau mencolok yang menarik perhatian tawon.
- sedang mengonsumsi makanan atau minuman manis.
Baca Juga:
Gejala yang timbul akibat di sengat tawon
Sengatan lebah menghasilkan reaksi yang beragam, mulai dari ringan hingga berat.
1. Reaksi Ringan
Gejala ringan ditandai dengan :
- nyeri serta rasa panas, bentol, dan bengkak di area sengatan.
- Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan jam.
Reaksi ringan ini masih bisa ditangani sendiri di rumah. Langkah pengobatan yang dapat dilakukan meliputi:
- Angkatlah sungut lebah yang tertancap di kulit secepatnya, karena racun dapat masuk ke dalam tubuh hanya dalam hitungan detik.
- Gunakan kartu atau kuku untuk mendorong keluar sungut lebah dari kulit. Jangan gunakan pinset atau penjepit karena malah dapat menekan sungut, sehingga racun yang masuk semakin banyak.
- Cucilah area sengatan menggunakan sabun dan air hingga bersih.
- Gunakan kompres dingin untuk meredakan pembengkakan.
- Konsumsi obat paracetamol untuk mengurangi nyeri.
- Oleskan losion kalamin untuk meredakan gatal dan bengkak.
- Jangan menggaruk area sengatan karena bisa memperparah rasa gatal dan bengkak, serta menimbulkan infeksi.
2. Gejala Sedang
- Kemerahan yang ekstrem
- Pembengkakan yang lebih besar
Bentol dan bengkak karena sengatan tawon dapat meluas dalam 2-3 hari, dan berlangsung 5-10 hari, tergantung dari reaksi tubuh.
3. Reaksi Berat
Sedangkan bagi orang yang mempunyai alergi terhadap racun tawon, gejala yang timbul bisa lebih berat dan bisa mengancam jiwa.
Berikut ini Adalah gejala berat karena adanya reaksi alergi yang bisa timbul :
- Kulit pucat
- Pusing
- Mual dan muntah, serta diare
- Muka bengkak
- Sulit menelan
- Sesak napas
- Hilang kesadaran
Karena itu harus segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan yang tepat.
Baca Juga:
Pertolongan Pertama Sengatan Tawon
Apabila sudah telanjur bengkak, berikut ini ada beberapa obat alami yang bisa membantu meredakan pembengkakan :
1. Kompres air dingin
Gunakan kain bersih yang sudah direndam dengan air dingin atau bisa juga menggunakan es batu yang dibungkus dengan kain, kompres selama 10-15 menit pada area yang bengkak. Hal ini bisa berguna untuk mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri yang timbul, karena cara ini membantu memperlambat aliran darah ke area gigitan.
Apabila masih terasa nyeri atau bengkak, kompres dingin bisa diulangi beberapa kali. Metode ini aman digunakan untuk sebagian besar orang dan mudah dilakukan di rumah tanpa bahan tambahan.
2. Lidah buaya
Gel lidah buaya dapat membantu menenangkan kulit yang meradang dan bengkak akibat gigitan tawon, karena mengandung zat antiinflamasi alami.
Caranya cukup dengan mengoleskan lapisan tipis gel lidah buaya di area kulit yang bengkak dan biarkan menyerap tanpa dibilas. Lidah buaya mempunyai efek mendinginkan, sehingga kulit terasa sejuk dan nyaman.
Tetapi sebelum memakai gel lidah buaya ini, pastikan kulit anda aman dan tidak alergi .
3. Minyak kelapa
Kandungan asam laurat pada minyak kelapa bersifat antimikroba. Zat ini juga dapat membantu mengurangi iritasi ringan pada kulit karena gigitan tawon. Minyak ini juga bisa menjaga kelembapan kulit sehingga area yang bengkak tidak cepat kering atau mengelupas.
Caranya : Oleskan tipis minyak kelapa pada bagian kulit yang bengkak, lalu pijat lembut agar meresap dengan baik. Pastikan minyak kelapa yang digunakan adalah minyak murni dan sudah bersih.
4. Madu
Madu miliki sifat antiradang dan antibakteri yang dapat membantu mengurangi pembengkakan serta mencegah terjadinya infeksi ringan di kulit.
Caranya : Oleskan madu di kulit selama 20–30 menit, lalu bilas dengan air bersih. Pastikan anda tidak ada reaksi alergi terhadap madu.
5. Baking Soda
Selain untuk membuat kue, baking soda dapat membantu menetralkan racun dari gigitan tawon sekaligus mengurangi rasa gatal dan iritasi.
Caranya, campurkan baking soda dengan sedikit air hingga berbentuk pasta, lalu oleskan secara merata pada area gigitan yang bengkak, selama 10-15 menit, kemudian bilas dengan air bersih.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk menangani sengatan tawon, yang mungkin saja bisa terjadi pada saudara, atau orang-orang di sekitar kita.
baca artikel Berikut: Madu Lokal yang Ampuh Mengobati Beragam Penyakit















