Dari 100 Ribu Jadi Jutawan! Rahasia Bisnis Cabai Jenis Unggul

Dari 100 Ribu Jadi Jutawan! Rahasia Bisnis Cabai Jenis Unggul

Dari 100 Ribu Jadi Jutawan! Rahasia Bisnis Cabai Jenis Unggul – Coba bayangkan, jika kalian menanam cabai, sudah di rawat dengan sepenuh hati. Namun yang di hasilkan tanaman cabai kalian terserang hama dan virus.

Bahkan sampai gagal panen dan rugi puluhan juta!. Masalah ini sudah sering terjadi terutama para petani cabai.

sebaliknya, bagaimana jika terdapat benih cabai yang super, tahan penyakit serta dapat berbuah lebat sampai 2x lipat daripada jenis bibit cabai yang biasanya?.

Pada artikel ini, kami bocorkan 5 jenis cabai unggul yang tahan terhadap virus. Jenis bibit cabai ini sudah banyak di buktikan oleh para petani. Mau tahu jenis bibitnya apa? Baca sampai habis!

Mengapa Melilih Benih Cabai Unggul?

Benih cabai yang unggul memiliki beberapa kelebihan di bandingkan dengan benih biasa, di antaranya:

  1. Tahan terhadap penyakit seperti antraknosa, layu fusarium, dan virus kuning
  2. Produksi buah yang tinggi di bandingkan dengan jenis cabai yang biasa.
  3. Gambang beradaptasi di lingkungan di saat cuaca tidak kondusif

Berikut 5 Jenis Cabai Unggul Yang Populer Di kalangan Petani

Baca Artikel Berikut:

Tanam Cabai di Polybag - Modal Minim Hasil Melimpah!

Tanam Cabai di Polybag – Modal Minim Hasil Melimpah! https://sabilulhuda.org/tanam-cabai-di-polybag-modal-minim-hasil-melimpah/

1. Cabai Hibrida Lado F1

Cabai hibrida lado f1 atau cabai keriting merupakan cabai unggulan yang sering di budidayakan oleh para petani. Rata rata Setiap tanaman Dapat berproduksi 1,2 sampai  1,5 kg.

2. Cabai keriting CKTV 9 F1

Jenis ini sangat populer terutama di kalangan petani. Jenis ini berproduksi dengan hasil yang maksimal, tahan terhadap virus gemini, serta cocok di dataran rendah. Cabai keriting CKTV 9 f1 siap dipanen pada umur 80 – 90 hari setelah tanam.

3. Cabai Besar Tanjung 2

Cabai besar tanjung 2 memiliki keunggulan yang baik di bandingkan dengan jenis cabai yang lain. Di antaranya dapat berproduksi cabai dengan optimal.  waktu panen cabai jenis ini relatif singkat yaitu pada umur 58 hari setelah tanam.

4. Cabai Rawit Dewata 76 F1

Cabai ini memiliki beberapa keunggulan di banding dengan jenis cabai yang lain. Di antaranya, sangat toleran terhadap serangan hama dan thrip. Dapat di panen pada umur 70 sampai 80 hari setelah tanam.  Kemudian sangat cocok di tanam pada daerah dataran rendah sampai dataran tinggi.

Cabai Rawita F1

Jenis cabai ini memiliki beberapa keunggulan di ataranya tahan terhadap penyakit, produktifitas buah yang tinggi, adaptasi terhadap lingkungan kuat, serta tahan simpan.

Cabai rawita F1 dapat di panen dalam waktu 65 – 70 hari setelah tanam. Tergantung pada jenis hibrida dan daerahnya.

Cara menanam Cabai Agar Produksi Optimal

Persiapan Lahan

pastikan lahan sudah di olah terlebih dahulu. lahan yang mau di tanam sudah gembur, kaya unsur C organik, serta PH tanah 6 – 7

Berikan pupuk dasar seperti kompos atau SP 36 sebelum tanam.

Baca Juga Artikel Berikut: Rekomedasi Varietas Cabai Rawit : Tahan Virus, Buah Lebat dan Bebas Penyakit

Penanaman Dan Perawatan

Pindahkan bibit ke lahan yang sudah siap

Jarak tanam yang ideal antara 50-60 cm pertanaman, untuk menghindari kelembaban yang berlebih.

Lakukan penyiraman rutin, pemupukan susulan, dan pengendalian hama sesuai umur tanaman.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Gunakan pestisida organik atau kimia yang mengandung insektisida dan fungisida.

Dengan demikian, Memilih benih cabai unggul adalah langkah pertama supaya cabai yang di hasilkan maksimal. Para petani juga dapat mengurangi resiko kerugian.