Cerita Anak Muslim (Part 1): Pertolongan Dari Allah – Pada suatu hari, di tengah perjalanan panjang di padang pasir yang panas terik, ada seorang pemuda yang bernama Hamzah terus melangkah dengan langkah yang lemah. Pada saat itu matahari bersinar sangat terik di atas kepala, sementara bekalnya hamzah telah habis.
Tenggorokannya sudah kering, tubuhnya lemas, tetapi ia tetap berusaha berjalan menuju tempat tujuan yang masih sangat jauh. Kemudian hamzah berdoa dengan lirih sambil menatap langit:
“Ya Allah, berikanlah pertolongan kepada hamba-Mu ini,”

Sumur Tua Dan Ujian Kesabaran Hamzah
Beberapa saat kemudian, pandangannya mulai tertuju pada sebuah sumur tua di kejauhan. Hamzah pun bergegas menghampiri dengan sisa tenaga yang ia miliki.
Namun, saat ia mendekat, ternyata sumur itu sudah sangat tua dan tidak terawat. Dindingnya retak, tali timbanya putus, dan air di dalamnya nyaris tak terlihat.
Hamzah lalu mencoba melongok ke dalam sumur, tapi tiba-tiba batu-batu di bibir sumur itu runtuh! Ia terkejut dan berusaha menahan diri, namun tangannya tergelincir. “Allahu Akbar!” teriaknya sebelum tubuhnya jatuh ke dalam sumur.
Di dasar sumur yang gelap dan sempit itu, Hamzah merintih kesakitan. “Sepertinya perutku terbentur batu,” gumamnya. Ia terus berteriak meminta tolong, berharap ada orang yang lewat. Namun, tak ada seorang pun yang datang. Sumur itu memang sudah lama ditinggalkan pemiliknya.
Doa Dan Keteguhan Iman Di Dalam Gelap
Setelah lama menunggu tanpa hasil, Hamzah kemudian memutuskan untuk berhenti berteriak. Ia teringat bahwa hanya kepada Allah-lah tempat meminta pertolongan. Dengan tasbih di tangannya, ia mulai berzikir dan berdoa dengan khusyuk.
Baca Juga:

Cerita Part 30 (Selesai): Kisah Kelinci Dan Kura-Kura https://sabilulhuda.org/cerita-part-30-selesai-kisah-kelinci-dan-kura-kura/
“Ya Allah, aku menyerahkan segalanya kepada-Mu. Tolonglah hamba-Mu ini dengan cara yang Engkau kehendaki.”
Beberapa waktu kemudian, Hamzah lalu tertidur dalam keadaan pasrah. Saat terbangun, ia mendengar suara orang-orang sedang berbicara di atas sumur. “Sumur ini berbahaya, mari kita tutup saja agar tak ada orang yang terjatuh,” kata salah satu dari mereka.
Hamzah hampir saja berteriak untuk meminta tolong, tapi ia teringat akan janjinya: tidak akan meminta tolong lagi kepada selain Allah.
Datangnya Pertolongan Yang Tak Terduga
Ia menahan diri meminta tolong dan kembali berdoa kepada Allah. Tak lama setelah para musafir itu pergi, tiba-tiba terdengar suara gemeretak dari atas. Sebuah batang kayu panjang jatuh ke dalam sumur!
Hamzah tersenyum haru. Ia tahu, ini pasti pertolongan dari Allah. Dengan susah payah, ia menggunakan batang kayu itu untuk naik ke atas. Setelah berjuang beberapa lama, akhirnya ia berhasil keluar.
Namun, begitu sampai di permukaan tanah, ia terkejut karena melihat seekor singa yang berdiri tidak jauh di depannya. “Allahu Akbar! Apakah engkau yang menolongku?” tanya Hamzah dengan berani. Singa itu hanya menatap sebentar, lalu berbalik dan pergi meninggalkannya.
Hamzah sadar, pertolongan Allah bisa datang dari mana saja, bahkan melalui makhluk yang tidak disangka-sangka. Ia kemudian menutup kembali sumur itu agar tidak ada orang lain yang jatuh seperti dirinya.
Dari kisah ini, kita belajar bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya yang selalu berdoa, bersabar, dan bertawakal. Saat semua jalan terasa tertutup, Allah pasti akan membuka jalan lain yang tidak kita duga.
Hikmah Dari Cerita Ini:
- Allah selalu menolong hamba-Nya yang berserah diri dan berdoa dengan sungguh-sungguh.
- Pertolongan Allah bisa datang kapan saja dan dari arah yang tak terduga.
- Jangan pernah berputus asa dari rahmat dan kasih sayang Allah.













