Cara Merawat Pohon Anggur Agar Berbuah Lebat

Cara Merawat Pohon Anggur Agar Berbuah Lebat
Cara Merawat Pohon Anggur Agar Berbuah Lebat

Cara Merawat Pohon Anggur Agar Berbuah Lebat – Banyak sahabat penganguran yang bertanya, bagaimana cara merawat pohon anggur agar berbuah lebat dan manis? Ternyata, kunci suksesnya ada pada pemahaman tentang tiga fase tanaman angur yang sangat penting yaitu vegetatif, generatif, dan fase pengisian nutrisi buah.

Pada setiap fase tersebut pohon anggur membutuhkan perlakuan khusus. Mulai dari penyiraman, pemangkasan, hingga cara pemupukan yang tepat.

Jadi pada artikel ini kami akan membahas panduan lengkap berdasarkan pengalaman cak yasin dari Wisma MGF Sabilulhuda, yang telah sukses menghasilkan panen anggur dan berkualitas tinggi.

Bagaimana cara agar anggur kita bisa berbuah lebat dan manis?

Ada tiga kunci utama yang harus kita pahami tentang tanaman anggur.

1. Fase Vegetatif: Masa Pertumbuhan Daun dan Batang

Fase vegetatif adalah tahap awal pertumbuhan pohon anggur, dimulai sejak bibit ditanam hingga tanaman tumbuh subur. Pada fase ini, jangan langsung memberi pupuk ketika baru menanam bibit. Tunggu hingga muncul sulur baru sebagai tanda bahwa akar sudah kuat dan beradaptasi.

Pupuk yang digunakan pada fase vegetatif:

Yaramila Winner (3 sendok)

Tropicot (1 sendok)

Magnesium sulfat (1 sendok)

Vitoflex (1 saset)

Campurkan semua bahan ke dalam ember berisi 20–25 liter air, lalu aplikasikan ke media tanam. Pada fase ini, tujuan utama pemupukan adalah memperkuat pertumbuhan daun, batang, dan akar agar tanaman siap memasuki fase generatif.

Baca Juga:

Cara Membuat Dan Mengaplikasikan Pupuk Organik Air Lindi Untuk Tanaman Anggur

Agrobiz

Cara Membuat Dan Mengaplikasikan Pupuk Organik Air Lindi Untuk Tanaman Anggur https://sabilulhuda.org/cara-membuat-dan-mengaplikasikan-pupuk-organik-air-lindi-untuk-tanaman-anggur/

2. Fase Generatif: Persiapan Pembuahan

Setelah tanaman tumbuh subur dan batang utama sudah kokoh, masuklah ke fase generatif atau persiapan pembuahan. Pada tahap ini, kebutuhan nutrisi tanaman berbeda. Unsur fosfor (P) dan kalium (K) lebih dominan dibanding nitrogen.

Racikan pupuk generatif:

MKP (3 sendok)

Tropicot Kalsium Nitrat (1 sendok)

Magnesium sulfat (1 sendok)

Vitoflex (1 saset)

Aplikasikan pupuk 2 kali seminggu agar tanaman semakin siap menghasilkan bunga. Idealnya, pemangkasan dilakukan ketika cabang tersier sudah rata, masing-masing dengan sekitar 15 daun, dan batang dalam kondisi subur.

3. Fase Pengisian Nutrisi Buah (Fase 3)

Fase ketiga dimulai saat bunga sudah berubah menjadi bakal buah atau berry set. Pada tahap ini, penyiraman menjadi sangat penting agar polinasi tidak terganggu dan buah berkembang maksimal. Penyiraman dilakukan secara intensif, dengan memastikan media tanam tetap lembap dan poros.

Pupuk fase pengisian buah:

KN3 putih (3 sendok)

Tropicot (1 sendok)

Magnesium sulfat (1 sendok)

Vitoflex (1 saset)

Semua bahan dicampurkan dalam 20–25 liter air, lalu di berikan setelah media di basahi terlebih dahulu. Unsur nitrat berfungsi mengisi buah, sementara kalsium membantu memperkuat buah agar tidak mudah rontok dan meningkatkan rasa manis.

Pemupukan fase 3 di hentikan ketika buah sudah memasuki full veraison, yaitu perubahan warna dari hijau menjadi matang. Setelah itu, cukup lakukan perawatan dengan pupuk organik atau pupuk kandang fermentasi.

4. Penyemprotan Fungisida dan Insektisida

Agar tanaman tetap sehat, penyemprotan fungisida dan insektisida juga perlu di lakukan.

Fase Vegetatif:

gunakan fungisida sistemik seperti Amistartop dan insektisida Demolis atau Kidor, yang mampu melindungi tanaman lebih lama.

Fase Generatif:

ganti dengan fungisida kontak seperti Antrakol dan insektisida Agrimax.

Semprotkan seminggu sekali, di mulai dari batang, lalu ke cabang, daun, hingga bunga. Lakukan penyemprotan dari bawah ke atas untuk memastikan hama yang bersembunyi ikut teratasi.

5. Rahasia Daun Rimbun dan Buah Manis

Menurut Cak yasin, jangan ragu membiarkan daun tetap banyak saat fase buah. Daun berfungsi sebagai pemasak alami yang membantu proses fotosintesis, sehingga rasa buah lebih manis, teksturnya bagus, dan hasil panen lebih maksimal.

Selain itu, pastikan nutrisi yang di berikan lengkap, karena seperti manusia yang butuh makanan bergizi, pohon anggur pun membutuhkan nutrisi seimbang agar menghasilkan panen terbaik.

Merawat pohon anggur memang membutuhkan kesabaran dan ktelitian. Maka dengan memahami tiga fase penting tanaman anggur yaitu fase vegetatif, generatif, dan pengisian nutrisi buah. Serta cara pemerian pupuk dan penyiraman yang tepat. Kamu dapat bisa menikmati panen anggur yang lebih lebat, manis, dan berkualitas tinggi di bandingkan dengan yang sebelumnya.

Jangan lupa, konsistensi perawatan serta penggunaan fungisida dan insektisida sesuai fase juga menjadi kunci keberhasilan budidaya anggur, baik di kebun maupun di dalam pot.

Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur