Cara Membuat NPK Cair Organik Dari Bahan Alami – Bagi sebagian orang menginginkan merawat tanaman atau kebun supaya subur dan menghasilkan dengan biaya yang murah. Nah kali ini kami bagikan metodenya, Salah satu cara yang efektif untuk merawat tanaman adalah dengan memberikan pupuk organik cair (POC) buatan sendiri.
Selain karena ramah lingkungan, pupuk organik cair juga lebih aman karena terbuat dari bahan alami. Pada artikel ini, kita akan membahas cara membuat NPK Cair Organik sederhana yang bisa menjadi solusi nutrisi terbaik untuk tanaman kamu.
Apa Itu Pupuk NPK Cair Organik?
NPK cair organik adalah pupuk cair yang mengandung tiga unsur hara makro utama, yaitu:
Nitrogen (N): membantu pertumbuhan daun agar lebih lebat dan hijau.
Fosfor (P): memperkuat dan menyehatkan akar.
Kalium (K): mendukung pertumbuhan batang serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.
Dengan kandungan ini, pupuk NPK cair organik sangat cocok di gunakan untuk berbagai jenis tanaman, mulai dari sayuran, buah-buahan, hingga tanaman hias.
Manfaat Menggunakan NPK Cair Organik
Ada banyak manfaatnya dengan memberikan atau mengaplikasikan pupuk cair di antaranya:
Membantu tanaman tumbuh maksimal dan sehat.
Meningkatkan kesuburan tanah secara alami.
Aman untuk lingkungan dan tidak mencemari tanah.
Menghemat biaya karena bisa di buat sendiri di rumah.
Baca Juga:

Cara Membuat Dan Mengaplikasikan Pupuk Organik Air Lindi Untuk Tanaman Anggur https://sabilulhuda.org/cara-membuat-dan-mengaplikasikan-pupuk-organik-air-lindi-untuk-tanaman-anggur/
Bahan-Bahan Untuk Membuat NPK Cair
Berikut bahan sederhana yang bisa Anda siapkan:
Pisang dan kulitnya – 1 kg
Bonggol pisang – 1 kg
Daun kipahit atau kelor – 1 kg
Air leri (air cucian beras) – 7 liter
Air kelapa – 2 liter
Gula merah atau molase – 250–300 gram
Dekomposer – 250 gram
Yakult – 1 botol
Semua bahan ini alami, mudah di temukan, dan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.
Cara Membuat Pupuk NPK Cair Organik
Berikut langkah-langkah mudah membuat NPK cair organik:
1. Menghaluskan Bahan Utama
Cacah atau blender pisang, bonggol pisang, dan daun kelor hingga halus. Masukkan ke dalam ember atau tong plastik yang bersih.
2. Menambahkan Bahan Pendukung
Masukkan air leri, air kelapa, gula/molase, dekomposer, dan Yakult. Aduk rata hingga tercampur sempurna, lalu tutup rapat wadah.
3. Proses Fermentasi
Aduk adonan setiap 2 hingga 3 hari sekali agar fermentasi merata.
4. Tanda Pupuk Siap Digunakan
Setelah di fermentasi selama 2 minggu, pupuk akan berbau mirip tape. Itu tandanya pupuk siap di pakai.
Dosis Dan Cara Penggunaan Pupuk NPK Cair
Untuk hasil optimal, gunakan pupuk dengan dosis berikut:
Disiram (kocor): 300 ml pupuk di campur 15 liter air.
Disemprot (spray): 200 ml pupuk di campur 15 liter air.
Pupuk dapat di aplikasikan seminggu sekali atau sesuai kebutuhan tanaman.
Jadi,dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti pisang, daun kelor, dan air kelapa, kamu sudah bisa membuat pupuk alami yang kaya nutrisi. Selain lebih hemat, pupuk ini juga ramah lingkungan dan aman di gunakan dalam jangka panjang.
Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur













