Cara Grafting Tanaman Anggur agar Cepat Berbuah – kamu Ingin memiliki tanaman anggur yang cepat berbuah dan tumbuh subur? Salah satu teknik yang terbukti efektif adalah grafting atau okulasi. Di alam dunia pertanian, grafting adalah metode menyambung dua bagian tanaman agar tumbuh menjadi satu kesatuan yang kuat dan produktif.
Kali ini, Wisma MGF Sabilulhuda akan membagikan tutorial grafting anggur yag mudah dengan menggunakan berbagai teknik. Mulai dari sambung sisip, sambung pucuk, hingga tips memilih batang yang tepat, semuanya akan kami jelaskan dengan cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan.
Beberapa hal yang perlu di perhatikan tentang grafting atau okulasi tanaman anggur
1. Bahan-bahan yang Dibutuhkan
Beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan antara lain:
a. Para film (plastik grafting) untuk melilit sambungan agar tidak terkena udara bebas.
b. Jika tidak ada, bisa diganti dengan plastik es atau plastik wrap.
c. Pisau tajam, gunting,
d. batang bawah (rootstock) dari jenis anggur lokal seperti isabella, red master, alfonso dan lain lain.
e. entres (batang atas) dari jenis anggur import seperti Jupiter, everest, transfiguration dan lain lain.
f. Pastikan batang yang digunakan sehat, hijau segar, dan masih hidup. Ini penting agar proses penyambungan berhasil dengan baik.
Baca Juga:

Merawat Bunga Anggur Agar Tidak Rontok Dan Gosong https://sabilulhuda.org/merawat-bunga-anggur-agar-tidak-rontok-dan-gosong/
Langkah-Langkah Grafting Sambung Sisip
a. Pilih batang bawah yang kulitnya tebal dan sehat. Kupas sedikit bagian kulit menggunakan pisau tajam untuk membuka jalur penyisipan.
b. Siapkan entres dari varietas unggul. Potong dengan kemiringan yang sesuai.
c. Sisipkan entres ke dalam celah batang bawah dengan posisi mata tunas sejajar atau sesuai arah pertumbuhan alaminya.
d. Ikat dengan para film hingga rapat dan tertutup. Pastikan tidak ada rongga agar tidak terjadi penguapan.
e. Biarkan selama 2–4 minggu hingga sambungan menyatu.
Tips tambahan:
jika menggunakan plastik grafting, bagian mata tunas sebaiknya tidak tertutup plastik agar mudah tumbuh keluar. Namun jika memakai para film, tak masalah karena sifatnya bisa terurai seiring waktu.
Metode dengan Sambung Pucuk
Metode lain adalah sambung pucuk, terutama untuk varietas seperti jupiter. Prosedurnya mirip, hanya saja entres ditempelkan pada pucuk batang bawah yang telah dipotong. Dalam 2–3 minggu, tunas baru akan tumbuh jika grafting berhasil.
Beberapa hasil grafting bahkan sudah berbunga di usia 3 minggu, terutama jika menggunakan bonggol besar dari varietas seperti Alfonso. Bonggol besar memiliki sistem akar yang kuat, sehingga nutrisi terserap maksimal dan mendukung pertumbuhan bunga dan buah lebih cepat.
Jadi, dengan menggunakan teknik grafting yang tepat, tanaman anggur kamu akan lebih cepat berbuah bahkan di usia muda. Tapi yang perlu di perhatikan menurut pengalaman kami, kunci dari keberhasilan grafting adalah pada pemilihan batang bawah dan entres yang sehat.
Kemudian ketelitian saat menyambung harus pas dan nempel rapat antara kulit entres dan kulit rootstok, serta penggunaan para film yang sesuai. Tak perlu lahan besar atau alat mahal, asal telaten, siapa pun bisa mencoba!
Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang













