Cara Grafting Anggur Yang Mudah Dan Simpel Untuk Pemula – Bagi pecinta tanaman anggur, teknik grafting atau sambung pucuk adalah salah satu cara terbaik untuk menghasilkan tanaman yang sehat, cepat berbuah, dan tahan terhadap penyakit.
Banyak sekali para pemula yang mengira grafting itu sulit, padahal sebenarnya teknik ini bisa kita pelajari dengan mudah asalkan kita mau mengikuti langkah-langkahnya dengan benar.
Dalam pengalaman saya lebih dari 2 tahun yang menggeluti di dunia budidaya anggur, grafting merupakan salah satu kunci sukses untuk memperbanyak tanaman dengan kualitas yang unggul.
Nah, kali ini saya akan membagikan cara grafting anggur yang mudah dan simpel agar siapa pun bisa mencobanya di rumah.
Persiapan Bahan Untuk Grafting Anggur
Sebelum memulai, kita perlu menyiapkan dua komponen utama, yaitu:
1. Rootstock (batang bawah/indukan)
Pilih rootstock yang sehat, kokoh, dan sudah menunjukkan tanda-tanda akan keluar akar. Rootstock ini berfungsi sebagai penopang utama tanaman anggur, sehingga harus kuat dan bebas dari penyakit.
2. Entres (batang atas yang akan disambungkan)
Pilih entres yang memiliki minimal dua mata tunas yang sehat. Usahakan pilih tunas yang sudah tampak siap tumbuh atau sudah mulai menunjukkan bakal daun. Hal ini penting karena entres yang segar akan lebih mudah menyatu dengan rootstock.

Selain dua bahan utama tadi, siapkan juga pisau tajam (misalnya pisau bedah tanaman) dan plastik grafting sebagai pengikat.
Langkah-langkah Grafting Anggur
1. Menyiapkan Rootstock
Potong bagian pucuk rootstock, kemudian cari sisi kulit batang yang paling tebal. Buat belahan kecil dengan jarak sekitar 2–3 mm antara kulit dan kayu. Jangan terlalu dalam, cukup sampai kulit bisa terbuka sedikit.
2. Menyiapkan Entres
Ambil entres lalu potong bagian bawahnya membentuk irisan runcing seperti huruf V. Usahakan potongannya lurus dan halus agar lebih mudah menempel.
Pada salah satu sisi entres, kupas tipis kulitnya tanpa merusak bagian kayu. Tujuannya supaya kulit entres bisa bertemu langsung dengan kulit rootstock.
Baca Juga:

Teknik Grafting Tanaman Anggur! Peluang Sukses 90% Gampang Anti Gosong https://sabilulhuda.org/teknik-grafting-tanaman-anggur-peluang-sukses-90-gampang-anti-gosong/
3. Menyambungkan Entres ke Rootstock
Masukkan entres yang sudah kita potong tadi ke belahan rootstock. Pastikan posisi kulit entres menempel dengan kulit rootstock. Inilah kunci keberhasilan dari grafting, karena sambungan akan berhasil jika kambium keduanya bertemu.
4. Mengikat Sambungan
Gunakan plastik grafting untuk mengikat sambungan. Jangan terlalu kencang agar tidak merusak jaringan, tapi juga jangan terlalu longgar supaya sambungannya tidak goyah. Ikat dengan rapi hingga sambungan tertutup dengan sempurna.
Perawatan Setelah Grafting
Setelah sambungan selesai, letakkan tanaman di tempat yang teduh dengan kelembaban cukup. Biasanya dalam waktu 2–3 minggu, sambungan akan mulai terlihat menyatu. Jika berhasil, mata tunas pada entres akan tumbuh dan mengeluarkan daun baru.
Itulah cara saya grafting anggur yang mudah dan simpel. Teknik ini bisa di lakukan oleh siapa saja, termasuk pemula sekalipun.
Bagi yang ingin praktis, kamu juga bisa mendapatkan bibit anggur hasil grafting yang sudah siap tanam dari penjual terpercaya.
Namun, bagi saya pribadi, kepuasan terbesar adalah ketika melihat sambungan yang kita buat sendiri itu berhasil tumbuh subur dan berbuah lebat.
Selamat mencoba, semoga berhasil!
Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur












