Cara Efektif Mencegah Hama Dan Penyakit Tanaman Anggur – Ketika kita menanam anggur memang dapat memberi kepuasan tersendiri. Apalagi saat kita melihat tanaman anggur tersebut tumbuh dengan subur dan akhirnya berbuah lebat. Tentu itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita atau para penghobi tanaman.
Namun, di balik keindahan kebun anggur itu , ada maslah besar yang selalu mengintainya, yaitu hama dan penyakit pada tanaman.
Bila tidak segera kita cegah sejak dini, maka serangan hama tersebut dapat membuat daunnya rusak, buahnya menjadi pecah. Bahkan tanaman anggur dapat mati sebelum berbuah.

Oleh karena itu, hal yang paling utama di dalam budidaya anggur bukan hanya pada pemupukan dan penyiraman saja. Tetapi juga dengan pencegahan hama dan penyakit secara teratur dan juga terencana.
1. Pilih Bibit yang Sehat Dan Tahan Hama
Langkah pertama yang sering banyak para penghobi tanaman mengabaikannya adalah pemilihan bibit. Padahal, kalau bibitnya sehat dan terbebas dari penyakit itu akan menentukan masa depan tanaman itu sendiri.
Saran kami dalam mencari bibit itu berasal dari sumber terpercaya seperti Di Wisma MGF Jogja. Selain itu bibit tersebut memiliki batang yang kuat, daunnya hijau segar, serta tidak ada bercak atau bekas kerusakan.
Karena bibit anggur yang sudah membawa penyakit dari awal, itu akan sulit tumbuh dengan maksimal meskipun kalau kita rawat dengan baik.
2. Menjaga Kebersihan Kebun Secara Rutin
Kebersihan kebun itu adalah benteng pertama untuk mencegah hama datang. Ketika kita mendapati daun yang sudah kering, tumbuhnya gulma, dan terdapat buah yang busuk.
Kalau kita biarkan sampai menumpuk, hal itu bisa menjadi tempat berkembang biak bagi serangga seperti trips, kutu putih, atau tungau.
Maka saran kami lakukan pembersihan secara rutin minimal seminggu sekali. Buang daun atau buah yang sudah rusak jauh dari area kebun, agar tidak menularkan penyakit ke tanaman yang lain.
Baca Juga:

Hama Trips! Penyebab Buah Anggur Pecah Dan Cara Mencegahnya https://sabilulhuda.org/hama-trips-penyebab-buah-anggur-pecah-dan-cara-mencegahnya/
3. Lakukan Penyemprotan Secara Preventif
Sebelum hama tersebut menyerang, lakukan penyemprotan secara berkala dengan menggunakan insektisida yang berbahan aktif abamektin atau imidakloprid sesuai dengan dosis anjuran.
Penyemprotan ini sebaiknya kita mulai sejak fase awal pertumbuhan daun hingga pembentukan buah yang masih muda. Tujuannya agar populasi hama bisa kita kendalikan sejak dini sebelum sempat merusak tanaman.
Bagi kalian yang ingin lebih ramah lingkungan, bisa juga dengan menggunakan pestisida nabati seperti ekstrak daun mimba, bawang putih, atau serai yang memang memiliki efek repelan terhadap serangga.
4. Perhatikan Sirkulasi Udara Dan Kelembapan
Tanaman anggur juga membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Jika kebunnya terlalu lembap dan rimbun, hal ini bisa memicu munculnya jamur dan bakteri tumbuh dengan subur.
Maka Lakukan pemangkasan secara rutin agar sinar matahari dapat masuk dan udara bisa mengalir dengan lancar. Selain itu, pastikan juga jarak antar tanaman cukup, minimal 1–1,5 meter, agar tanaman tersebut tidak saling menutupi.
5. Berikan Pupuk Seimbang Dan Tepat Waktu
Berikan pupuk sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut, baik organik maupun anorganik. Biasanya saya sendiri menyesuaikan umur tanaman tersebut dalam pemberian pupuk.
Kalian bisa menggunakan pupuk kandang yang sudah matang sebagai dasar, lalu tambahkan pupuk NPK secara berkala. Hindari juga pemberian pupuk secara berlebihan, karena justru dapat memicu pertumbuhan daun yang terlalu rimbun dan mengundang hama.
Nah itulah beberapa cara kami dalam menangani hama dan penyakit pada tanaman anggur. Tetapi tidak semua tanaman anggur tersebut penyakitnya sama. Tergantung dari kondisi alam serta wilayah masing masing.
Maka, dengan cara kita terus belajar dan sharing ke teman teman para penghobi tanaman anggur dapat menambah wawasan dan ilmu yang mungkin kita tidak tahu. terimakasih
Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur













