Sabilulhuda, Yogyakarta: Cara Bikin MKP Organik, Pupuk Ajaib Agar Buah Makin Lebat! – Tanaman anggur adalah salah satu tanaman buah yang membutuhkan nutrisi khusus agar bisa tumbuh dengan subur, berbuah lebat, dan memiliki kualitas rasa yang lebih manis.
Selain anggur, hampir semua tanaman buah, seperti mangga, jambu, kelengkeng, alpukat, hingga jeruk, juga sangat membutuhkan unsur fosfor (P) dan kalium (K). karena unsur inilah yang dapat memperkuat akar, merangsang bunga, dan memaksimalkan proses pembuahan.
Biasanya para petani mengenal pupuk MKP (Mono Potassium Phosphate), yaitu pupuk kimia dengan kandungan P dan K yang tinggi. Namun ternyata, ada alternatif yang lebih ramah lingkungan, lebih aman, dan lebih murah, yaitu dengan membuat pupuk MKP organik dari bahan yang tersedia di sekitar rumah.
Berikut panduan lengkap, sederhana, dan terbukti efektif tentang cara membuat pupuk MKP organik untuk tanaman anggur dan berbagai tanaman buah lainnya.
Mengapa Pupuk MKP Organik Penting untuk Tanaman?
Sebelum masuk ke proses cara pembuatannya, penting untuk memahami manfaatnya. Tanaman anggur dan tanaman buah sangat membutuhkan unsur:
1. Fosfor (P)
Berguna untuk:
- menguatkan akar,
- mempercepat munculnya tunas baru,
- merangsang bunga agar lebih banyak.
2. Kalium (K)
Berfungsi untuk:
- meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres,
- membuat buah lebih manis,
- mempercepat pemasakan buah.
Kombinasi dari kedua unsur ini sangat cocok dijadikan sebagai pupuk fase generatif. Itulah sebabnya pupuk MKP untuk anggur sangat populer, baik pada pekebun profesional maupun hanya sebagai penghobi.
Baca Juga:
Kelebihan Pupuk MKP Organik Dibanding Dengan Pupuk MKP Kimia
Menggunakan pupuk organik yang tinggi fosfor dapat memberikan sejumlah manfaat diantaranya:
- Lebih aman untuk tanah, karena pupuk tersebut tidak menumpuk residu kimia.
- Merangsang mikroba baik, sehingga tanah makin subur dari waktu ke waktu.
- Murah dan mudah kita buat, cukup dari limbah dapur atau bahan alami yang ada di sekitarnya.
- Nutrisi yang mudah diserap oleh tanaman, karena diolah secara fermentasi.
Dan yang terpenting adalah hasil buahnya biasanya cenderung lebih manis dan lebih beraroma secara alami.
Bahan-Bahan untuk Membuat Pupuk MKP Organik
Untuk membuat pupuk MKP organik yang kaya unsur fosfor dan kalium, berikut bahan yang paling efektif dan mudah kita dapatkan:
- Kulit pisang (sumber kalium sangat tinggi) minimal 10–15 lembar. Semakin banyak semakin bagus.
- Kulit telur (sumber kalsium dan fosfor) sekitar 20–30 kulit telur yang sudah kita cuci bersih.
- Air cucian beras sebagai media fermentasi dan sumber mikroba alami.
- Gula merah / molase untuk makanan mikroba, sekitar 3–5 sendok makan.
- Air bersih kurang lebih 1 liter.
- Botol yang kedap udara untuk proses fermentasi selama beberapa minggu.
Langkah-Langkah Dan Cara Membuat Pupuk MKP Organik
Berikut proses lengkap cara pembuatan pupuk MKP organik yang sederhana dan bisa kita lakukan siapa saja, bahkan yang masih pemula sekalipun.
1. Persiapan Bahan
- Potong kulit pisang kecil-kecil agar cepat terurai.
- Kemudian sangrai kulit telur hingga kering dan sedikit kecokelatan. Tujuannya agar fosfor lebih mudah larut.
- Selanjutnya hancurkan kulit telur hingga menjadi bubuk kasar.
2. Fermentasi Pertama (Dasar Fosfor & Kalium)
Masukkan bahan-bahan berikut ke dalam wadah:
- Kulit pisang
- Bubuk kulit telur
- 1 liter air
- 3 sampai 5 sendok makan gula merah cair
- Air cucian beras (opsional tetapi sangat direkomendasikan)
- Aduk rata hingga semua bahan tercampur.
3. Simpan dalam Wadah Tertutup
- Tutup rapat botol agar proses fermentasi berjalan dengan sempurna.
- Simpan di tempat yang teduh serta tidak langsung terkena matahari.
Proses fermentasi biasanya berlangsung selama 10 sampai 14 hari, tetapi semakin lama (hingga 30 hari) hasilnya semakin bagus.
4. Aduk Secara Berkala
- Setiap 2 atau 3 hari, buka sedikit tutup botol untuk mengeluarkan gas fermentasi. Kemudian aduk perlahan agar mikroba dapat bekerja secara merata.
Setelah fermentasi selesai, cairan akan berubah warna, beraroma asam manis, dan tidak busuk. Inilah ciri pupuk yang berkualitas baik.
Baca Juga:

Cara Menggunakan Pupuk MKP Organik pada Tanaman Anggur dan Tanaman Buah
Pupuk ini bisa kita gunakan mulai dari fase pembesaran batang sampai fase generatif.
1. Untuk Penyiraman Akar
- Campurkan 10 sampai 20 ml pupuk MKP organik ke dalam 1 liter air.
- Siram 1 minggu sekali pada pangkal tanaman.
Aplikasi ini sangat bagus untuk memperkuat pada akar dan merangsang pembentukan bunga baru.
2. Untuk Penyemprotan Daun
- Larutkan 5 sampai 10 ml pupuk dalam 1 liter air.
- Semprotkan setiap 7 atau 10 hari sekali.
Sebisa mungkin gunakan pada sore hari agar nutrisi lebih mudah diserap oleh tanaman.
3. Untuk Fase Pembungaan
- Gunakan konsentrasi 15 sampai 20 ml per liter air.
- Terapkan 2 minggu berturut-turut untuk hasil yang lebih maksimal.
Keunggulan Pupuk MKP Organik Dibanding Pupuk Sintetis
1. Lebih Ekonomis
- Karena bahannya murah, mudah kita temukan, dan bisa kita buat terus-menerus tanpa biaya yang cukup besar.
2. Tidak Mengganggu Kesuburan Tanah
- Berbeda dengan pupuk kimia yang berpotensi mengeraskan tanah, sebaliknya pupuk organik justru memperbaiki struktur tanah.
3. Aman untuk Semua Jenis Tanaman
- Seperti Anggur, mangga, jambu, pepaya, kelengkeng, durian, hingga tanaman hortikultura semua bisa merasakan manfaatnya.
4. Membuat Buah Lebih Manis
- Kandungan kalium dalam pupuk ini sangat dominan, sehingga membantu konsentrasi gula pada buah.
Tips Tambahan Agar Hasil Lebih Optimal
- Jangan berlebihan. Karena pupuk organik tetap harus digunakan sesuai dengan dosis.
- Gabungkan dengan pupuk N organik seperti fermentasi urin kelinci atau POC lain untuk nutrisi yang seimbang.
- Perhatikan kondisi tanah. Tanah yang gembur akan menyerap nutrisi yang lebih optimal.
- Gunakan secara rutin, bukan sesekali. Pupuk organik biasanya bekerja perlahan tapi hasilnya stabil dan jangka panjang.
Nah, itulah cara dan bahan untuk membuat pupuk MKP organik sebenarnya sangat sederhana, murah, dan tidak membutuhkan alat yang canggih. Kita hanya memanfaatkan limbah yang sering terbuang seperti kulit pisang dan kulit telur.
Selain itu kita juga bisa menghasilkan pupuk organik yang mengandung tinggi fosfor dan kalium yang sangat bermanfaat untuk tanaman anggur maupun tanaman buah lainnya.Selamat mencoba, semoga kebun anggur dan tanaman buah Anda semakin produktif dan menghasilkan panen yang melimpah!
Baca Juga: Mudahnya Membuat Pupuk Organik














