Biar Anggur Cepat Berbuah, Ini Cara Ngerawatnya dari Awal! – Halo teman-teman semuanya kami dari Wisma MGF Sabilulhuda ingin berbagi seputar tanaman anggur mulai dari cara ngerawatnya dari awal sampai si tanaman anggur tu cepat berbuah.
Kalau kamu baru mulai tanam anggur, terus bingung kenapa pohonnya kayak mandeg, mati tidak, tumbuh juga tidak. Nah… bisa jadi karena perawatannya belum pas. Soalnya, anggur ini beda dari tanaman buah lain.
Harus di tata, di arahkan, dan disayang-sayang biar dia tumbuh subur dan cepat berbuah. Yuk, kita ngobrolin gimana cara ngerawat anggur yang benar dari pengalaman kami dari awal sampai siap panen!
Pahami Dahulu 5 Hal Penting Untuk Tanaman Anggur Ya…!
1. Kenalan Dulu Sama Batang Primer, Sekunder, dan Tersier
Jadi gini, waktu bibit anggur baru ditanam, batang pertama yang tumbuh itu namanya batang primer. Nah, si primer ini ibarat tulang punggungnya tanaman. Kalau batang ini kita belokin, dia bakal jadi batang sekunder, alias cabang samping.
Dari batang sekunder, nanti muncul lagi cabang kecil namanya tersier. Nah, dari sini biasanya buah-buah anggur mulai muncul.
Baca Juga:

Anggur Aisar! Varietas Yang Mudah Berbuah & Sangat vigor https://sabilulhuda.org/anggur-aisar-varietas-yang-mudah-berbuah-sangat-vigor/
Terus, di batang tersier ini bakal tumbuh tunas air dan sulur. Sulur ini semacam tangannya si anggur buat pegangan kalau dia tumbuh liar. Tapi kalau kita tanam pakai tiang atau tali, sulurnya lebih baik dipangkas aja, biar nutrisinya fokus ke batang utama dan buah, bukan ke sulur.
2. Tanda-Tanda Pohon Anggur Kamu Sehat
Pohon anggur yang sehat tuh keliatan banget, loh. Batangnya bersih, nggak ada bercak hitam atau jamur. Kalau batangnya udah tua, warnanya cokelat itu bukan berarti karena sakit. Tapi karena udah matang dan siap berbuah.
Daunnya juga penting. Harus bersih, dan nggak keriting, serta bebas hama. Ukuran daunnya tergantung jenis varietasnya, misalnya Tamaki daunnya nggak terlalu lebar, tapi tetep sehat kok.
Ruas batang juga bisa jadi tanda kesehatan. Kalau jaraknya terlalu rapet, bisa jadi ada masalah. Tapi kalau jaraknya pas, itu tandanya nutrisi dan cahaya udah oke.
3. Sinar Matahari? Wajib Banget!
Anggur tuh doyan banget matahari. Idealnya kena sinar langsung minimal 5–6 jam per hari. Kalau cuma dapet 2–3 jam, jangan harap deh dia mau berbuah banyak. Jadi pastiin tanam anggur di tempat yang nggak ketutupan pohon besar atau bangunan tinggi, ya!
4. Grafting Anggur Lokal Dan Impor Bisa Nyatu!
Nah, kalau mau hasil buahnya bagus, kamu bisa pakai teknik sambung. Batang bawahnya (rootstock) ambil dari varietas lokal yang kuat kayak Isabella atau Red Master. Lalu sambung dengan batang atas (entres) dari jenis impor yang buahnya enak. Proses ini butuh teknik, tapi hasilnya mantap!
5. Akar Angin, Buang Aja Ya!
Kadang di batang tumbuh akar-akaran yang nggak nyentuh tanah itu namanya akar angin. Biasanya muncul karena kelembapan tinggi. Nah, akar kayak gini mending dibuang aja, karena nggak ada gunanya. Justru bisa bikin batang jadi lembab dan rentan penyakit.
Baca Juga:Â Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang













