Begini Cara Mudah Membuat Bonsai Anggur yang Cantik & Produktif Tanpa Perlu Lahan Luas!

Ilustrasi proses membuat bonsai anggur mulai dari bibit, pemasangan kawat rambatan, pembentukan batang, hingga menjadi bonsai anggur berbuah.
Langkah-langkah membuat bonsai anggur dalam pot: dari bibit muda, pemasangan ajir dan kawat, pembentukan batang, hingga menghasilkan bonsai anggur yang rapi dan produktif.

Sabilulhuda, Yogyakarta: Begini Cara Mudah Membuat Bonsai Anggur yang Cantik & Produktif Tanpa Perlu Lahan Luas! – Budidaya anggur sekarang ini memang semakin banyak digemari. Bukan hanya sebagai tanaman kebun atau rambatan di pekarangan rumah saja. Tanaman anggur juga mulai populer dalam bentuk mini yang cantik, yaitu tabulampot bonsai anggur.

Model ini bukan hanya menarik sebagai tanaman hias, tetapi juga tetap bisa berbuah lebat meskipun kita tanam di pot yang kecil. Menarik, bukan?

Nah, kalau Anda penasaran bagaimana proses pembuatannya, artikel ini akan membahas langkah-langkahnya secara lengkap dan mudah kita pahami bersama.

Apa Itu Tabulampot Bonsai Anggur?

Tabulampot bonsai anggur adalah teknik menanam anggur di dalam pot yang berukuran kecil namun dibentuk seperti bonsai mini, rapi, estetik, dan tetap produktif. Teknik ini memungkinkan Anda untuk menikmati pohon anggur yang cantik sekaligus menghasilkan buah, meskipun Anda punya lahan yang terbatas.

Biasanya jenis yang dipilih adalah anggur yang berkarakter genjah (cepat berbuah). Salah satunya Heliodor, varietas unggulan asal Ukraina yang terkenal punya tandan besar dan rasa yang manis sekitar 18–20% brix.

Keunggulan Tabulampot Bonsai Anggur

Mengapa banyak orang mulai tertarik dengan bentuk bonsai anggur?

  • Bisa ditanam di lahan sempit
  • Tampilan cantik dan artistik
  • Tetap bisa berbuah lebat meski dipot
  • Mudah dipindahkan
  • Cocok untuk dekorasi rumah, teras, bahkan taman indoor (dengan lampu UV)

Kombinasi antara fungsi estetis dan produktivitas inilah yang membuat bonsai anggur selalu menarik untuk kita pelajari.

Baca Juga:

Langkah-Langkah Membuat Tabulampot Bonsai Anggur

Berikut panduan lengkapnya, disusun berdasarkan praktik langsung yang sering digunakan para pembudidaya anggur.

1. Siapkan Pot Yang Sesuai

Ukuran pot yang ideal untuk bonsai anggur adalah 35 liter. Ukuran ini cukup untuk menopang media tanam sekaligus juga dapat mengontrol pertumbuhan akar agar tanaman tetap mini dan mudah kita bentuk. Selain itu gunakan juga pot yang kokoh, berlubang baik di bagian bawah, dan tidak terlalu tinggi.

2. Gunakan Bibit Anggur Berkualitas

Pilih bibit yang:

  • Sehat
  • Berdaun lebar
  • Batangnya kokoh
  • Tidak terkena jamur atau bercak hitam

Untuk hasil yang terbaik, gunakan bibit dari varietas genjah seperti Heliodor, Jupiter, atau varietas table grape lainnya.

Heliodor sendiri sangat direkomendasikan karena:

  • Cepat berbuah
  • Perawatanya yang cukup mudah
  • Sebagian berpotensi seedless (tanpa biji)
  • Tandan yang cukup besar, bahkan bisa mencapai 3 kg pada kondisi yang optimal

3. Pasang Ajir & Kawat Sebagai Media Rambatan

Ini langkah paling penting untuk membentuk pola bonsai.

Struktur dasarnya:

  • Empat ajir (tiang penyangga) dipasang tegak di pot.
  • Dua lingkaran kawat dipasang sebagai tempat melilitkan batang

Catatan:

  • Kawat pertama: untuk membentuk batang sekunder
  • Kawat kedua: untuk membentuk batang tersier

Dengan struktur dua tingkat ini, batang akan tumbuh mengikuti lingkaran sehingga membentuk pola bonsai anggur yang cantik dan juga teratur.

4. Bentuk Batang Primer & Sekunder

Saat batang utama sudah cukup panjang dan mencapai lingkaran kawat pertama, batang kemudian kita arahkan untuk melilit mengelilingi kawat pertama.

  • Batang lurus dari pangkal = batang primer
  • Batang yang sudah dililitkan = batang sekunder

Setelah melingkar penuh dan bertemu kembali dengan pangkal batangnya. selanjutnya lakukan pemotongan untuk menghentikan pertumbuhan.

Dari titik ini kelak akan muncul banyak tunas tersier.

5. Biarkan Tumbuh Tunas Tersier

Pada lingkaran pertama, biasanya akan muncul sekitar 8 tunas tersier dari berbagai titik. Tunas-tunas inilah yang nantinya akan membawa calon bunga dan juga buah.

Baca Juga:

6. Pemangkasan Untuk Mengatur Pertumbuhan

Pemangkasan adalah hal yang sangat penting agar bonsai anggur terlihat rapi dan berbuah secara optimal.

Berikut tahapannya:

Biarkan tersier tumbuh sampai panjang

  • Artinya tunas tersebut kita biarkan supaya tumbuh melewati kawat kedua.

Setelah mencapai ±20 daun, kemudian berhentikan pertumbuhan

  • Caranya dengan menahan puncak tunas di bagian atas, atau dengan cara potes pucuk.

Pangkas pada mata tunas bud ke 6 sampai 8

  • Dari titik pangkasan inilah yang akan tumbuh tunas baru.

Tunas baru inilah yang kemudian kita arahkan untuk melilit di kawat kedua, membentuk lingkaran bagian atas bonsai. Pada posisi inilah biasanya bunga anggur akan muncul dan menjadi buah yang menggantung cantik.

7. Penempatan Bonsai Anggur Yang Ideal

Bonsai anggur akan tampil lebih cantik ketika kita tempatkan di lokasi yang sesuai.

Rekomendasi kami adalah:

  • Outdoor (paling ideal):
  • Teras depan rumah
  • Samping rumah yang terkena matahari
  • Area taman

Yang terpenting adalah sebisa mungkin terkena paparan sinar matahari, karena tanaman anggur sangat menyukai paparan sinar matahari sepanjang hari.

Catatan untuk Indoor:

  • Masih bisa, tapi Anda harus menggunakan lampu ultraviolet (UV) sebagai pengganti sinar matahari agar pertumbuhan tetap optimal.

8. Perawatan Secara Rutin

Agar bonsai anggur tetap sehat dan produktif, maka:

  • Siram secukupnya (jangan terlalu basah)
  • Berikan pupuk NPK seimbang
  • Tambah nutrisi mikro (Ca, Mg, Boron)
  • Lakukan pruning secara teratur
  • Pastikan pot tidak terlalu lembap agar akar tidak busuk

Nah itulah beberapa tips sederhana untuk membuat bonsai tabulampot anggur. Jika Anda ingin mencoba budidaya anggur dengan cara yang unik, cara ini sangat layak anda coba. Selamat mencoba!

Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang