Batas Waktu Takbir Pada Idul Adha, Berikut Penjelasannya

Idul Adha adalah hari besar bagi umat Islam disertai dengan ibadah kurban. Tak hanya itu, pada Idul Adha juga akan digelar takbir memperingati Idul Adha.

Takbiran berfungsi sebagai tanda syukur kepada Allah Ta’ala, hal itu telah tertulis dalam Alquran pada surat Al-Hajj: 28 yang berisikan untuk berdzikir kepada Allah yang telah mendapatkan nikmat dari-Nya.

مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۚ فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْبَاۤىِٕسَ الْفَقِيْرَ ۖ

Artinya: “Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah (berdzikir) pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”

Di kutip dari NU Online, Syekh Abu Abdillah Muhammad bin Qasim as-Syafi’I dalam Fathul Qarib al-Mujib menjelaskan, takbir pada Idul Adha dan Idul Fitri dibagi menjadi dua macam, yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad.

Takbir mursal adalah bacaan takbir yang tidak mengacu pada waktu shalat. Pada saat shalat wajib atau sunnah takbir mursal, seseorang tidak wajib membacanya.

Waktu bertakbir adalah sejak terbenamnya matahari pada malam Idul Adha atau Idul Fitri sampai imam menetapkan shalat id pada waktu takbiratul ihram. Sedangkan takbir muqayyah adalah bacaan takbir yang dilakukan berdasarkan waktu tertentu, yaitu pada saat sholat, baik fardhu maupun sunnah, dan setelah sholat.

Pada Idul Adha sendiri, waktu takbir muqayyah adalah setelah melaksanakan shalat subuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu pada hari Arafah hingga waktu shalat Ashar pada tanggal 13 Dzulhijjah, hari Tasyrik terakhir.

Berikut Lafadz Takbir Idul Adha dan Artinya a. Takbir pendek للهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوِللهِ الحَمْد

Allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahilhamd

Artinya: Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tidak ada tuhan melainkan Allah, dan Allah maha besar, Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.

b. Takbir panjang

للهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوِللهِ الحَمْد اللهُ اكبَرْ كبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا، لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه، مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن، وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون، وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن، وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن، لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه، صَدَق ُوَعْدَه، وَنَصَرَ عبْدَه، وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه، لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر، اللهُ اكبَرُ وِللهِ الحَمْ

Allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahilhamd Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wasubhaanallaahi bukrataw wa ashillaa. Laailaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu. Mukhlishiina lahuddiin walau karihal kaafiruun. Walau karihal munafiqun. Walau karihal musyrikuun. Laailaahaillallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah wa a’azza jundah, wahazamal ahzaaba wahdah. Laailaahaillallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahilhamd.

Artinya: Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tidak ada tuhan melainkan Allah, dan Allah maha besar, Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.

Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan ke Esaan-Nya, Dia zat yang menepati janji, zat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan ke-Esa-anNya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya untuk Allah.

Demikian batas waktu takbir idul adha dan penjelasannya semoga bermanfaat.

Sumber: https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/citizen/pr-704862966/batas-waktu-takbir-idul-adha-dikumandangkan-sampai-kapan-ini-waktu-takbir-dan-lafadz-takbir-idul-adha, https://news.detik.com/berita/d-5115513/takbiran-idul-adha-sampai-kapan-ya-ini-batas-waktu-dan-lafadz-bacaannya, https://islam.nu.or.id/ubudiyah/dua-jenis-takbir-idul-fitri-atau-idul-adha-wNcdf.

( Zuhdi )

Artikel yang Direkomendasikan