
Bacaan Niat Shalat 5 Waktu Beserta Artinya – Shalat lima waktu bukan hanya sekedar gerakan tubuh saja. Tetapi shalat tersebut adalah sebuah dialog rahasia antara seorang hamba dengan Rabb-nya. Dan seperti setiap percakapan penting, sebelum memunaikan shalat di awali dahulu dengan niat.
Niat yang tulus adalah niat yang lahir dari dalam hati yang paling dalam, bukan hanya sekedar kita mengucapkan lafaz di lisan. Namun melafalkannya tetap menjadi sarana untuk menghadirkan rasa kekhusyukan.
Berikut ini bacaan niat shalat 5 waktu beserta artinya
1. Niat Shalat Subuh
أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhash-shubhi rak’ataini mustaqbilal-qiblati adā’an lillāhi ta’ālā
Artinya:
Aku niat shalat fardhu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.
Waktu subuh adalah waktu yang dimulai dengan fajar sadiq, yaitu cahaya putih yang mulai terlihat di ufuk timur. Waktu ini ditandai dengan munculnya azan subuh. Salat Subuh kemudian dapat dikerjakan setelah azan hingga matahari terbit.
Baca Juga:

Doa Sebelum Azan Dan Sesudah Azan! Rahasia Waktu Mustajab https://sabilulhuda.org/doa-sebelum-azan-dan-sesudah-azan-rahasia-waktu-mustajab/
2. Niat Shalat Dzuhur
اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhadh-zhuhri arba’a raka’ātin mustaqbilal-qiblati adā’an lillāhi ta’ālā
Artinya:
Aku niat shalat fardhu Dzuhur empat rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.
waktu sholat Dzuhur dimulai saat matahari bergeser dari pertengahan langit. Berakhirnya waktu Dzuhur selesai ketika bayang-bayang sesuatu menjadi sepanjang bentuk aslinya.
3. Niat Shalat Ashar
أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhal-‘ashri arba’a raka’ātin mustaqbilal-qiblati adā’an lillāhi ta’ālā
Artinya:
Aku niat shalat fardhu Ashar empat rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.
Waktu sholat Ashar dimulai ketika bayangan suatu benda sama panjang dengan benda itu sendiri. Dan berakhir ketika matahari mulai tenggelam atau menguning. Waktu ini biasanya terjadi di sore hari, sekitar pukul 3 sore hingga waktu Maghrib.
4. Niat Shalat Maghrib
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَ
Ushalli fardhal-maghribi tsalātsa raka’ātin mustaqbilal-qiblati adā’an lillāhi ta’ālā
Artinya:
Aku niat shalat fardhu Maghrib tiga rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.
Waktu Maghrib adalah waktu setelah matahari terbenam hingga hilangnya mega merah di ufuk barat
5. Niat Shalat Isya
أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhal-‘isyā’i arba’a raka’ātin mustaqbilal-qiblati adā’an lillāhi ta’ālā
Artinya:
Aku niat shalat fardhu Isya empat rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.
Waktu sholat Isya dimulai setelah hilangnya mega merah (syafaq) di ufuk barat setelah Maghrib, dan berakhir hingga terbitnya fajar kedua (fajar shadiq) yang menandakan masuknya waktu Subuh
Melafalkan bacaan niat bukanlah sebuah rukun, tetapi ia dapat membantu hati lebih fokus dan sadar akan apa yang sedang kita lakukan.
Mari kita jaga shalat kita, dan mulai semuanya dengan niat yang benar dari hati, untuk Allah SWT semata.













