Asal Usul Wonogiri: Legenda Sunan Giri & Jati Cempurung

Ilustrasi 3D Sunan Giri dan Ki Donosari di hutan jati Wonogiri dengan latar perbukitan dan Sungai Keduang.
Sunan Giri bersama Ki Donosari di bawah pohon jati besar, simbol kisah legenda asal usul Wonogiri.

Asal Usul Wonogiri: Legenda Sunan Giri & Jati Cempurung – Kota Wonogiri yang kita kenal sekarang sampai saat ini ternya menyimpan kisah sejarah yang sangat menarik. Tidak hanya tentang perjalanan dari pemerintahannya saja, tetapi juga mengenai legenda yang lahir dari para wali penyebar agama Islam.

Salah satu cerita rakyat yang paling terkenal adalah kisah asal usul Wonogiri yang erat kaitannya dengan Sunan Giri, salah satu anggota Walisongo.

Ilustrasi 3D Sunan Giri dan Ki Donosari di hutan jati Wonogiri dengan latar perbukitan dan Sungai Keduang.
Sunan Giri bersama Ki Donosari di bawah pohon jati besar, simbol kisah legenda asal usul Wonogiri.

Pencarian Kayu Untuk Masjid Agung Demak

Pada masa awal berdirinya Kesultanan Demak, Raden Patah dan para Walisongo sepakat untuk membangun Masjid Agung Demak sebagai pusat penyebaran Islam di tanah Jawa. Untuk mendirikan masjid itu, mereka membutuhkan tiang penyangga yang terbuat dari kayu jati besar, tua, dan kokoh.

Masing-masing dari para wali tersebut mendapat tugas untuk mencari kayu tersebut. Sunan Giri pun berangkat menuju selatan, menyusuri hutan dan pegunungan demi menemukan kayu jati sesuai kebutuhan.

Namun, perjalanan itu tidaklah mudah. Berhari-hari beliau keluar masuk hutan, tetapi kayu jati yang ditemukan masih kecil dan tidak layak dijadikan sebagai tiang masjid.

Sosok Misterius Yang Membuntuti Sunan Giri

Dalam perjalanan, Sunan Giri merasakan ada sosok misterius yang selalu mengikutinya. Anehnya, sosok itu tidak pernah menampakkan wajah. Meski demikian, Sunan Giri tetap bersikap sabar bahkan sesekali bercanda seolah bermain petak umpet.

Hingga suatu ketika, beliau menancapkan tongkatnya di sebuah bukit dekat Sungai Bengawan Solo, lalu melanjutkan perjalanan ke arah timur. Sejak itu, sosok misterius tersebut berhenti mengikuti karena mengira Sunan Giri masih berada di tempat tongkat yang di tancapkan.

Baca Juga:

Ilustrasi legenda asal usul Surabaya, pertarungan sengit antara hiu Sura dan buaya Baya di muara sungai.

Asal Usul Surabaya: Legenda Pertarungan Sura Dan Baya https://sabilulhuda.org/asal-usul-surabaya-legenda-pertarungan-sura-dan-baya/

Pertemuan Dengan Ki Donosari

Perjalanan panjang akhirnya membawa Sunan Giri ke sebuah hutan jati yang sangat luas dan lebat. Di sanalah beliau bertemu dengan Ki Donosari, seorang tokoh yang ternyata pemilik hutan tersebut.

Dengan rendah hati, Sunan Giri menjelaskan maksud kedatangannya, yaitu mencari kayu jati untuk pembangunan Masjid Agung Demak.

Mendengar hal itu, Ki Donosari dengan ikhlas mengizinkan Sunan Giri menebang pohon jati tua yang sangat besar. Pohon itu kemudian dikenal dengan nama Jati Cempurung. Karena ukurannya yang begitu besar, kayu itu sulit dibawa.

Atas bantuan Ki Donosari, pohon jati tersebut akhirnya di hanyutkan ke Sungai Keduang untuk kemudian di arahkan menuju Bengawan Solo.

Penamaan Wonogiri Dan Donoloyo

Sebelum berpisah, Sunan Giri memberikan nama untuk daerah yang di penuhi hutan dan pegunungan itu. Beliau berkata:

“Wono” berarti hutan

“Giri” berarti gunung

Sejak saat itu daerah tersebut dikenal dengan nama Wonogiri. Selain itu, Sunan Giri juga menamai hutan tempat mereka bertemu sebagai Hutan Donoloyo, dan Ki Donosari kemudian berganti nama menjadi Ki Ageng Donoloyo.

Sosok Misterius Bernama Wasingo

Setelah mengantarkan kayu jati hingga Bengawan Solo, Sunan Giri kembali ke bukit tempat ia menancapkan tongkatnya. Ia terkejut karena sosok misterius yang dulu mengikutinya ternyata masih menunggu di sana. Sosok itu akhirnya memperkenalkan diri sebagai Wasingo.

Wasingo mengaku tidak memiliki maksud buruk, ia hanya mengikuti kata hatinya untuk selalu berada di dekat Sunan Giri. Mendengar itu, Sunan Giri memberikan tongkatnya sebagai tanda persahabatan.

Beliau juga menamai tempat itu sebagai Gunung Giri. Konon, setelah wafat, Wasingo menjelma menjadi singa penunggu Gunung Giri.

Makna Cerita Rakyat Asal Usul Wonogiri

Legenda ini bukan hanya sebagai dongeng saja, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya. Dari kisah ini kita belajar tentang:

  • Keikhlasan dan kerendahan hati, seperti yang di tunjukkan Ki Donosari.
  • Kesungguhan dalam perjuangan, sebagaimana Sunan Giri yang tidak mudah menyerah meski perjalanannya penuh tantangan.
  • Kearifan dalam memberi nama, karena setiap nama yang di berikan Sunan Giri mengandung makna mendalam.

Kini, Wonogiri di kenal sebagai daerah yang indah dengan perbukitan dan hutan yang luas, sesuai dengan namanya. Cerita rakyat ini menjadi salah satu warisan budaya yang penting untuk terus di kenang oleh generasi penerusnya.

Baca Juga: Dongeng Anak ala Rasulullah