Kini aku mengaku kalah
Aku kalah oleh si hadir
Aku kalah dari si tersembunyi
Bahkan hadirmu pun kini tak Lagi Untukku

Rasa seluas lautan yang aku berikan
Namun kau memilih air yang ada di ujung mata
Wahai tuhan yang haus kasih sayang
Pertemuan yang kita dambakan
Kini hanyalah sebuah khayalan

Bagaimana bisa aku merebut Tuan kembali
Jika di hati tuan
Kini telah diisi oleh si tersembunyi.
(Puji)

Artikel yang Direkomendasikan