Islam tentunya sudah mengajarkan adab-adab yang sebaiknya dilaksanakan dalam melakukan berbagai macam hal. Begitu pula jika seseorang kedatangan tamu. Berikut adab-adab yang sebaiknya dilakukan saat menerima tamu:
1. Bersikap dan berpakaian sopan saat menerima tamu Ketika kedatangan tamu, wajib bagi seorang muslim menjaga sikap dan tata caranya berpakaian agar tetap terlihat sopan.
Hal ini dilakukan agar tamu merasa dihormati kedatangannya. Selain itu, sambutlah tamu dengan penuh kehangatan dan keramahan supaya tali silaturahmi semakin erat.
2. Menyediakan jamuan Selain menyambut dengan keramahan, penting juga untuk menyediakan jamuan kepada tamu yang berkunjung seperti minuman dan makanan. Jangan sampai tamu yang berkunjung merasa kehausan atau kelaparan.
3. Menghormati tamu yang menginap Jika ada tamu yang menginap, maka sebagai tuan rumah harus melayaninya dengan baik. Seperti menyiapkan tempat tidur untuk tamu, dan jamuan untuk tamu.
Rasulullah bersabda: “Hormatilah tamu sampai tiga hari, adapun selebihnya adalah merupakan shadaqoh darinya.” (HR. Muttafaqun’alaihi).
4. Mengantarkan tamu sampai halaman ketika pulang Saat tamu hendak pulang ke rumahnya, maka sebagai tuan rumah harus mengantarkannya sampai ke depan pintu rumah atau halaman rumah.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya merupakan perbuatan yang sunnah apabila seseorang (tuan rumah) keluar bersama-sama tamunya sampai ke pintu halaman.” (HR.Ibnu Majjah).
5. Menerima tamu saat ada mahramnya Dalam adab menerima tamu, sebaiknya Moms menerima kunjungan dari lawan jenis saat ada suami, begitu pun sebaliknya.
Hal ini untuk mencegah ikhtilat atau fitnah saat laki-laki bersama dengan seorang wanita yang bukan mahramnya Ketika menerima seorang lelaki dewasa maka pastikan di rumah ada ayah, suami atau seorang lelaki dewasa.
Karena ikhtilat adalah perkara yang mendekatkan kita kepada zina dan maksiat. Ini terkandung dalam hadits tentang adab menerima tamu yang berbunyi: Allah berfirman:
وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةٗ وَسَآءَ سَبِيلٗا ٣٢
Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS al-isra’ : 32)
6. Menyajikan hidangan kepada tamu Menghormati tamu bisa dengan menyediakan hidangan berupa makanan atau minuman semampunya. Berikan hidangan yang terbaik untuk tamu yang berkunjung ke rumah kita. Allah SWT berfirman yang mengisahkan Nabi Ibrahim AS bersama tamu-tamunya:
فَرَاغَ إِلىَ أَهْلِهِ فَجَاءَ بِعِجْلٍ سَمِيْنٍ . فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ قَالَ آلاَ تَأْكُلُوْنَ
“Dan Ibrahim datang pada keluarganya dengan membawa daging anak sapi gemuk kemudian ia mendekatkan makanan tersebut pada mereka (tamu-tamu Ibrahim-ed) sambil berkata: ‘Tidakkah kalian makan?’” (Qs. Adz-Dzariyat: 26-27)***
(Bayu)









